Gus Irawan Minta Pemerintah Pusat Perhatikan Nasib Warga Sekitar Danau Toba

Istimewa

MEDAN, Waspada.co.id – Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu yang membidangi energi dan lingkungan hidup meminta kepada pemerintah untuk tetap memperhatikan warga di sekitar Danau Toba walaupun sudah diterapkan zero keramba di kawasan tersebut.

Hal itu disampaikannya usai berkunjung ke Danau Toba, Rabu (12/12) lalu. Gus Irawan memberikan catatan kepada pemerintah terkait dilaksanakannya program ZeroKeramba di Danau Toba, untuk juga memikirkan nasib masyarakat yang menggantungkan hidup dan roda ekonominya dari keramba di Danau Toba.

Pemerintah harus memberikan terobosan kepada masyarakat untuk beralih ke sektor lain, tanpa mengganggu ekonominya. Legislator dapil Sumatera Utara II itu meminta pemerintah memberikan keahlian kepada masyarakat melalui pelatihan-pelatihan.

“Pemerintah harus bisa memberikan terobosan, yang tadinya masyarakat cari kehidupan dari keramba ke sektor lain. Berikan mereka keahlian agar mereka beralih dari keramba ke usaha lain. Tidak bisa kemudian Zero Keramba, kita habisi semua keramba, tapi masyarakat yang menggantungkan dari keramba, bisa habis penghasilan mereka,” pesan Gus Irawa.

Mantan Dirut Bank Sumut ini juga mengharapkan negara hadir untuk itu. “Nanti pada saatnya wisata maju, akan muncul lagi peluang bagi masyarakat di kawasan Danau Toba untuk melakukan kegiatan usaha,” ujar Gus.

Advertisement

Sebelumnya, Bupati Toba Samosir (Tobasa) Hulman Sitorus mengakui, beberapa tahun terakhir, kualitas lingkungan hidup di kawasan Danau Toba sudah menurun. Pihaknya sudah mencoba mencari langkah-langkah, namun kualitas air Danau semakin buruk. Terkait program Zero Keramba, ia memastikan seluruh kepala daerah di kawasan Danau Toba sudah sepakat untuk menjadikan Danau Toba menjadi Zero Keramba.

“Kita berkomitmen untuk menjadikan Danau Toba ini Zero Keramba, kami mengusulkan dan menyarankan kepada pemerintah pusat untuk memperjuangkan itu. Jika ini berkaitan dengan investasi asing, namun harus ada agenda yang jelas, kapan di Danau Toba ini menjadi tidak ada keramba. Karena wisatawan asing itu sensitif dengan kualitas air Danau Toba,” jelas Wabup Tobasa Hulman.

Dalam kunjungan spesifik ke Danau Toba yang dipimpin Gus Irawan Pasaribu hadir juga Anggota Komisi VII DPR RI Aryo P.S. Djojhadikusumo (F-Gerindra/dapil DKI Jakarta III), Ivan Doly Gultom (F-Golkar/dapil DKI Jakarta III), dan Kurtubi (F-NasDem/dapil NTB) ini.

Tim Kunspek Komisi VII DPR RI juga menyoroti pengelolaan limbah beberapa perusahaan yang ada di kawasan Danau Toba dan mendorong turut menjaga kelestarian dan lingkungan hidup Danau Toba. (wol/min/data1)

Editor: Agus Utama