Bongkar Segel, Satpol PP Medan Laporkan Paradep Taxi ke Polrestabes

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Belum lama ini Tim Gabungan Pemko Medan menindak sejumlah terminal liar di seputar Jalan Sisingamangaraja tepatnya pool milik Paradep Taxi dan Simpati. Pasalnya, keberadaan terminal liar tersebut dianggap sebagai pemicu kemacatan lalu lintas.

Tak tanggung-tanggung, tim gabungan yang dipimpin Kasatpol PP Kota Medan, M Sofyan, pun menyegel terminal liar tersebut. Namun faktanya, saat ini segel yang dipasang di pintu masuk Pool Paradep Taxi sudah terbuka dan terminal liar kembali aktif beroperasi.

Menyikapi hal itu Sekretaris Satpol PP Kota Medan, Rakhmat Adi Syahputra Harahap, mengaku telah mengetahuinya. Pihaknya pun telah melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Medan.

“Empat hari yang lalu kita sudah laporkan pemilik Paradep Taxi ke Polrestabes Medan, karena telah merusak properti (segel) yang kita pasang waktu penyegelan kemarin,” ungkapnya, Jumat (23/11).

Lebih lanjut Rakhmat menambahkan, saat ini laporan tersebut sudah sampai di Kejaksaan Negeri Medan untuk segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Medan. “Kita tunggulah hasil keputusan di pengadilan nanti,” pungkasnya.

Advertisement

Sebelumnya Kasatpol PP Kota Medan, M Sofyan bersama Kepala Dinas Perhubungan menertibkan terminal liar di seputar Jalan Sisingamangaraja. Tim gabungan sempat memdapat penolakan dari pemilik beserta sejumlah pekerjanya.

“Saya tidak mau ini (terminal liar) disegel. Sebab saya tinggal disini dan juga memiliki usaha lain seperti usaha ekspedisi dan menjual makanan dan minuman. Jadi pintu ini merupakan satu-satunya akses keluar masuk. Apabila disegel bagaimana kami nanti,” ucap pria bertubuh besar kala itu, Selasa (13/11).

Meskipun ada penolakan, Sofyan tidak bergeming. Mantan Camat Medan Area itu memerintahkan tim gabungan untuk segera menggembok pintu pagar terminal liar dengan menggunakan rantai besi serta diikuti pemasangan garis polisi.

Usai penyegelan, Sofyan memerintahkan Tim Satpol PP untuk mengangkut barang bukti berupa kursi dan meja pool ke dalam truk dan dibawa ke markas. Sofyan selanjutnya meminta kepada anggotanya untuk memarkirkan satu unit truk Sat Pol PP di depan pool Paradep Taksi untuk menghalangi terminal tersebut beroperasi kembali.(wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN