Tak Cuma Rupiah, Dolar AS Juga Gagahi Poundsterling dan Euro

(WOL Photo/Ega Ibra)
Iklan

Waspada.co.id – Dolar AS menguat terhadap poundsterling dan euro, mata uang Inggris dan negara-negara Uni Eropa. Penguatan dolar AS tidak terlepas dari upaya Inggris untuk mengamankan kesepakatan negaranya keluar dari barisan Uni Eropa (brexit).

Mengutip Reuters, euro diperdagangkan 0,1 persen lebih rendah pada hari ini, Senin (15/10). Sementara, poundsterling melorot 0,34 persen. Indeks dolar atau DXY naik 0,1 persen pada 95,31. DXY merupakan angka indeks yang merefleksikan kekuatan dolar AS terhadap enam mata uang utama dunia.

Seperti diketahui, masalah perbatasan tanah Inggris dengan Irlandia telah menggagalkan upaya untuk mencapai kesepakatan brexit. Para perunding mengakui kekalahan mereka. Akibatnya, poundsterling tertekan.

Ditambah lagi, komentar mantan Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson di surat kabar lokal yang mendorong Inggris harus berdiri dari pengganggu di Uni Eropa dan menekan kesepakatan ‘super Kanada’ segera.

Johnson menjadi kritikus baru sekaligus mendesak Pemerintahan Inggris untuk berpikir ulang soal rencananya keluar dari Uni Eropa.

iklan

“Fokus utama untuk poundsterling adalah brexit, data hanya gangguan,” ujar Kathy Lien, Direktur Pelaksana BK Asset Management, dilansir Reuters, Senin (15/10).

Sementara itu, dari dalam negeri, rupiah kembali melemah. Pada pukul 10.16 WIB pagi ini, rupiah terperosok 0,34 persen dibanding posisi kemarin menjadi Rp15.248 per dolar AS. Pelemahan rupiah sepanjang tahun tercatat 12,49 persen. (cnn/data1)

Iklan