Pemberi Suap ke Eni dan Idrus Marham Diburu KPK

Juru Bicara KPK Febri Diansyah (Arie/Okezone)
Iklan

JAKARTA, Waspada.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mencari sumber aliran dana suap untuk tersangka kasus PLTU Riau-1.

Hari ini, penyidik KPK memeriksa Direktur Utama PT Samantaka Batubara Rudi Herlambang. Samantaka Batubara sendiri merupakan anak perusahaan Blackgold Natural, konsorsium penggarap PLTU Riau-1.

“Penyidik mendalami penerimaan-penerimaan lainnya yang diduga diterima oleh tersangka,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Selasa (18/9).

Namun Febri belum mau menyebut berapa serta siapa saja yang memberikan uang pelicin kepada para tersangka, Eni Maulani Saragih serta Idrus Marham.

Sejauh ini, baru bos Blackgold Johannes B Kotjo yang disangka menyuap keduanya untuk mengurusi proyek PLTU Riau agar digarap konsorsium yang salah satunya Samantaka Batubara.

iklan

Total, Eni mendapat janji uang suap hingga Rp 4,8 Miliar dari Kotjo yang diberikan dalam beberapa tahap. Sementara Idrus, diduga ikut menikmati uang suap miliaran rupiah tersebut. (inilah/ags/data2)

Iklan