Proyek LRT di Medan Butuh Investasi Rp12,33 Triliun

Istimewa
Iklan
MEDAN, Waspada.co.id – Kepala Bappeda Kota Medan, Wiriya Alrahman, mengaku masih terus menyusun progress proyek Light Rail Transit (LRT) hingga sampai ke tahap final bussines cause.

“Baru-baru ini sudah dilakukan rapat dengan Kemenko Bidang Kemaritiman untuk penentuan struktur pembiayaan. Dari hasil rapat harus jalan, harus jadi. Makanya, kita doakan mudah-mudahan Medan ini menjadi lebih berkembang kondisi infrastruktur,” katanya, Rabu (8/8).

Menurut Wiriya, dalam proyek ini Pemko Medan sebagai penanggung jawab di lapangan. Proyek tersebut merupakan Kerja sama Pemerintah Badan Usaha (KPBU).

“Kita difasilitasi pemerintah pusat dalam hal anggaran oleh Kementerian Keuangan. Namun, kita meminta supaya struktur pembiayaan konstruksinya atau sarana prasarana seperti rel, rolling stock dan lainnya dibiayai oleh APBN,” terangnya.

Sedangkan pemeliharaan dan operasionalnya, sambungnya, melalui KPBU. Sebab, apabila semua pembiayaan proyek ditanggung melalui APBD, tentu Pemko Medan tidak sanggup karena tak mencukupi anggaran yang ada.

Wiriya menambahkan, terkait pembebasan lahan diupayakan tidak ada, karena memanfaatkan jalan-jalan yang ada saat ini dengan membuat jalur layang.

iklan

“Harapan kita tahun 2020 sudah ground breaking atau mulai pembangunan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, proyek pembangunan LRT di Kota Medan, Sumatera Utara diperkirakan bakal menelan investasi hingga Rp12,33 triliun. Dan pembangunan proyek ini ditargetkan rampung pada 2020 mendatang.(wol/mrz/devi)

Editor: SASTROY BANGUN
Iklan