Kinerja Legislasi Anggota DPR Akan Disorot pada Tahun Politik

DPR RI. (Foto: Okezone)
agregasi
agregasi

 

JAKARTA – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengakui bahwa pada tahun politik akan berdampak terhadap kinerja pembuatan undang-undang (legislasi) di parlemen karena banyak anggota akan berkampanye. Oleh karena itu, kata Bamsoet –sapaan akrabnya, pihaknya melakukan sejumlah upaya mengantisipasi agar tidak terjadi kemandekan dalam fungsi legislasi.

Menurut dia, salah satu upayanya adalah meminta komitmen dari komisi-komisi di DPR terkait fungsi legislasi tersebut.

“Bila komitmen satu komisi satu undang-undang dapat dipegang, ditambah panja dan pansus yang tetap berjalan, dalam setahun ke depan, sebelum masa kerja DPR RI 2014–2019 berakhir, minimal terdapat 12–13 UU yang disahkan,” katanya, Selasa 28 Agustus 2018.

Maka itu, pihaknya juga mengimbau fraksi-fraksi di DPR agar selalu ada wakilnya dalam setiap sidang.

Advertisement

Di sisi lain, ia juga mengimbau pemerintah menyiapkan wakil-wakilnya sehingga pembahasan tidak terhambat. Pasalnya, pembuatan UU bukan hanya oleh DPR, melainkan pembahasan bersama pemerintah.

Selama 2017, kata dia, setidaknya telah ada 17 RUU yang disahkan, sedangkan sejak 2014 hingga 2017 terdapat 26 UU yang telah diselesaikan.