Kapolri: Mutasi 9 Kapoplda Bentuk Regenerasi

Kapolri Jenderal Tito Karnavian (foto: Antara)
Iklan

JAKARTA, Waspada.co.id – Kapolri Jenderal Tito Karnavian melakukan mutasi terhadap 9 jabatan Kaplolda dan beberapa jabatan strategi. Setidaknya, hari ini telah dilakukan upacara serah terima jabatan (Sertijab) 6 Kapolda.

Tito lalu mengungkapkan alasan memutasi jabatan strategis tersebut dengan jumlah yang cukup signifikan. Menurutnya dia, bentuk regenerasi di tubuh Polri memang seharusnya dilakukan.

“Ini merupakan bentuk proses reggaenerasi di lingkungan Polri yang memang sudah seharusnya terjadi,” kata Tito di Mabes Polri, Senin (20/8/2018).

Tito menjelaskan proses mutasi sejumlah jabatan perwira tinggi (Pati) Polri ini sudah melalui mekanisme yang ada. Salah satu pertimbangannya yakni Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin yang dimutasi lantaran akan memasuki masa pensiun bulan depan.

“Tentunya pemilihan pejabat pejabat baru sudah melalui mekanisme Wanjakti dewan kebijakan tinggi dengan keputusan akhirnya adalah pada Kapolri,” jelas Tito.

iklan

“Rekan-rekan sudah menyaksikan Beberapa hari lalu Wakapolri tanggal 17 Agustus sudah diserahterima jabatan bersama Kabareskrim. Nah ini adalah rangkaiannya. Selain itu Dead Trigger juga oleh pergantian pensiunnya Kapolda Jawa Timur Park machfud Arifin ya nanti bulan depan memasuki masa usia pensiun. Demikian juga Kapolda Riau pak Nandang yang tidak lama lagi juga akan pensiun. Oleh karena itu organisasi sebesar Polri ini memiliki mekanisme untuk regenerasi pergantian jabatan,” imbuh Tito.

Tito menambahkan Pati Polri yang telah ditunjuk ini dinilai sudah cukup matang dan mempunya integritas yang tinggi untuk memimpin sebuah daerah. Ia berharap jabatan baru yang diemban para Kapolda baru ini bisa diemban dengan baik.

“Saya menganggap para perwira yang ditunjuk ini pada posisi memiliki kompetensi dan kemampuan serta integritas yang cukup baik. Oleh karena itu, kita lihat nanti bagaimana kerjanya merek, kemarin mereka sudah saya berikan pengarahan detil. Apa yang harus dikerjakan hal-hal yang penting dilakukan di Sumatera Utara, di Riau, di Kepri kemudian juga yang di Lampung, Banten, dan Jawa Timur nanti,” pungkas Tito.

“Saya mengharapkan dukungan semua pihak agar para pejabat baru bisa melaksanakan tugas dengan baik dan diterima oleh publik. Saya akan awasi mereka, saya akan awasi,” sambung dia. (inilah/ags/dv)

Iklan