Ini Imbauan BI, Jika Transaksi GPN Terjadi Kesalahan

WOL Photo
Iklan
MEDANWaspada.co.id – Bank Indonesia mengimbau kepada masyarakat untuk melaporkan jika terjadi kesalahan saat melakukan transaksi menggunakan kartu Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).

Demikian hal ini disampaikan Asisten Direktur Departement Elektronikfikasi dan Gerbang Pembayaran Nasional Bank Indonesia, Rino Is Tryanto, saat seminar terkait Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) dan kesiapan IMFWB Annual Meeting (Voyage to Indonesia) di Lantai 9 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara, Rabu (8/8).

“Jadi kalau ada penggunaan kartu GPN yang terpotong dua kali, atau bahkan tidak terpotong maka laporkan kepada Bank Indonesia  karena Bank Indonesia selalu berkoordinasi dengan bank-bank yang bersangkutan,” tuturnya.

Saat ini Bank Indonesia memang sedang intesif berkoordinasi dengan semua bank untuk memenuhi kebutuhan akan kartu GPN tersebut.

“Jadi gebrakan ini sangat baik, kita bisa bayangkan berapa jumlah nasabah bank yang ada di seluruh Indonesia dan tersebar dari Sabang sampai Marauke dan harapannya bisa kita penuhi semua,” jelasnya.

Jadi kalau misalnya ada kartu GPN yang masih memunculkan masalah seperti adanya dua kali potongan atau tidak bisa dipakai maka bisa melaporkan ke banknya atau ke Bank Indonesia.

iklan

“Hal tersebut dilakukan agar Bank Indonesia tahu dan bisa menjadi evaluasi untuk bank-bank tersebut.  Saya sih tidak akan menyalahkan banknya karena kita memiliki sekitar 10 juta kartu,” terangnya.

Ia juga menambahkan, padahal masalah yang terjadi bukan karena kartunya yang keliru, kemungkinan karena kecepatan mesin untuk membaca kartu juga berpengaruh. Pada saat menempel kartu harapannya bisa cepat dibaca dan kemudian tidak sabar dan diputar-putar.

“Nah kelirunya konsumen adalah pada waktu dilakukan tapi suka digesek-gesek atau diputar-putar. Jika kartu tidak bisa dibaca maka tunggu dulu karena kemampuan baca setiap reader itukan berbeda,” pungkasnya.(wol/eko/devi)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan