DPRD Medan Dukung Polisi Aktifkan Kembali Tim Anti Begal

Wakil Ketua Komisi C DPRD Medan, Anton Panggabean (kiri). (WOL Photo/M Rizki)

MEDAN, Waspada.co.id – Anggota Komisi A DPRD Medan, Anton Panggabean, meminta aparat kepolisian khususnya jajaran Polrestabes Medan tidak hanya menumpas aksi pembegalan, akan tetapi penyebab maraknya aksi kriminal jalanan tersebut juga harus diungkap.

Dalam memberantas begal, kata politisi Demokrat ini, Polisi harus mengedepankan hukum. Ada dua faktor penyebab, sekaligus menjadi tugas pihak kepolisian untuk menciptakan kembali rasa aman dan nyaman.

Pertama polisi harus meningkatkan kegiatan pemberantasan begal dan kedua menekan peredaran narkoba dengan segera menangkap para bandar dan pengedarnya.

“Itu sebabnya kita sangat mendukung tindakan Kapolda yang mengaktifkan kembali Tim Anti Begal yang akan menciptakan rasa aman di Kota Medan,” ujarnya, Selasa (28/8).

Tidak hanya itu, Anton juga meminta polisi untuk meningkatkan lagi patroli, berkeliling dengan pakaian dinas dan menggunakan roda dua atau tiga.

Advertisement

“Terkait dana operasional patroli polisi untuk memberantas begal, kami siap mendukung bilamana diperlukan bantuan penganggarannya di Pemko Medan,” terangnya.

Senada dengan itu Ketua Komisi A DPRD Medan, Andi Lumbangaol, menyebut aksi begal yang kembali terjadi di Amplas itu harus menjadi perhatian aparat keamanan. “Jangan ada lagi kejadian pembegalan seperti ini di Medan,” harapnya.(wol/mrz/data1)
Editor: SASTROY BANGUN