Preview: Juara Bertahan Bertumpu Pada Ozil

foto: zimbio
Iklan

MOSKOW, Waspada.co.id – Timnas Jerman akan melakoni ujian mempertahankan gelar dengan menghadapi Mexico pada laga Grup F Piala Dunia 2018 di Luzhniki Arena, Moskow, Minggu (17/6) malam.

Tampil dominan sepanjang kualifikasi menuju Rusia, Jerman malah mencatat sejumlah catatan minor dalam beberapa laga uji coba jelang Piala Dunia. Der Panzer baru bisa mencicipi kemenangan lagi ketika melawan Arab Saudi di laga pemanasan terakhirnya. Ini menjadi kemenangan pertama tim asuhan Joachim Loew sejak Oktober 2017.

Di Piala Konfederasi musim lalu, Jerman pernah bertemu Mexico. Tampil di semifinal, Jerman menang 4-1. Pertemuan terakhir di Piala Dunia terjadi pada edisi 1998 di Prancis yang dimenangkan sang juara bertahan 2-1.

Sebaliknya, Mexico melakoni laga uji coba dengan hasil cukup memuaskan yakni empat kemenangan, dua imbang serta dua kali kalah. Berhasil mengimbangi Belgia 3-3 dan mengalahkan Islandia, Polandia maupun Skotlandia menunjukkan Negeri Sombrero bisa menghadirkan kejutan bagi Jerman.

Persiapan Jerman sendiri sedikit diganggu konflik Mesut Ozil dan Ilkay Gundogan yang sempat menemui Presiden Turki, Recep Erdogan. Pun begitu, Der Panzer tidak ingin masalah di luar lapangan mengganggu usaha mereka mengawali tekad mempertahankan gelar dengan raihan poin penuh.

iklan

Ozil dipastikan menjadi starter dan kreator serangan bagi Der Panzer. Kreativitas dan umpan matang gelandang Arsenal ini bakal menjadi tumpuan bagi Die Mannschaft mencetak gol demi gol. Meski hanya membawa striker dalam diri Mario Gomez dan Timo Werner, Jerman masih memiliki Thomas Mueller yang kerap menjadi top skor empat kali juara dunia tersebut.

Kiper Manuel Neuer juga disebut sudah fit mengawal gawang Jerman, setelah mengalami cedera panjang. Pelatih Joachim Loew bahkan sudah mengumumkan bahwa seluruh pemain termasuk Ozil dan Neuer tidak mengalami masalah fisik alias siap merumput.

Bila tampil dengan kekuatan penuh, Jerman diyakini bakal meraih kemenangan atas Mexico. Di Rusia, Der Panzer begitu berambisi mengikuti jejak Brazil sebagai negara yang berhasil mempertahankan gelar back to back. Negeri Samba melakukannya pada Piala Duniaa 1958 dan 1962. (wol/aa/dm/data2)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Iklan