Kakak Kandung Mutiara Korban KM Sinar Bangun Mimpi Gigi Putus

foto: istimewa

MEDAN, Waspada.co.id – Perasaan tak tenang dan harap cemas masih meyelimuti keluarga pasangan suami istri Sulasno dan Masdiana Rosa Warga Jalan Beringin, Pasar VII, Gang Anggur, Kecamatan Tembung, Deliserdang.

Mereka mengkhawatirkan anak ketiga mereka atas nama Mutiara Tri Murni yang menjadi korban Kapal Motor Sinar Bangun yang karam di Danau Toba, Sumatera Utara beberapa waktu lalu.

Pihak keluargapun terus memantau perkembangan proses pencarian korban Kapal Motor Sinar Bangun yang dilakukan Tim SAR Gabungan di perairan Danau Toba sampai saat ini.

Intan, yang merupakan kakak kandung dari Mutiara Tri Murni saat dihubungi menuturkan kekhawatiran yang mendalam karena sempat mendapat kabar tentang keberadaan wanita berusia 23 tahun itu sedang berlibur di Danau Toba bersama pacarnya, Eko, di hari karamnya Kapal Sinar Bangun, yaitu Senin, 18 Juni 2018 lalu.

“Kami keluarga sangat khawatir. Bapak dan mamak waktu denger kabar langsung ke Danau Toba begitu dapat info ada kapal tenggelam,” tutur Intan Kepada Waspada Online, Jumat (22/6).

Advertisement

Dijelaskan, Mutiara baru saja lulus kuliah di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) meminta izin keluar rumah untuk bersilaturahmi ke rumah pacarnya di Kabupaten Batubara.

“Habis dari Batubara, mereka langsung ke Parapat dan nyeberang ke Tomok dengan 4 teman lainnya menggunakan 3 sepeda motor. Setelah itu mereka ke Pantai Pasir Putih dan pulang melalui Pelabuhan Simanindo, dan kami mengetahuinya terakhir pukul 14.30 WIB di hari itu, mereka upload foto di WhatsApp,” ungkapnya.

Intan pun sempat merasakan firasat kurang mengenakkan sebelum mendapat kabar tentang sang adik. Satu hari sebelum kejadian, Intan bermimpi gigi depannya putus. Kemudian ia juga melihat Mutiara melakukan hal-hal yang tak biasa dilakukan di rumah.

“Anak ini agak malas, pagi itu dia rajin kali, bersih-bersih rumah. Itu hal yang enggak biasa dilakukannya, cuma saya mengagapnya mungkin ini hal biasa aja,” ucap Intan.

“Bapak sama mamak masih syok, mereka juga masih di Tigaras. Kamu cuma berharap Mutiara dan semua korban ditemukan, kami mohon doa semuanya,” pungkas Intan.(wol/eko/data2)

Editor: SASTROY BANGUN