Ramadhan Fair Bermanfaat Secara Sosial dan Ekonomi

WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Ramadhan Fair bermanfaat secara sosial ekonomi bagi masyarakat Sumatera Utara, khususnya Kota Medan. Secara sosial, Ramadhan Fair menjadi sarana untuk meningkatkan ukhuwah Islamiyah di tengah tengah masyarakat. Sedangkan secara ekonomi, Ramadhan Fair meningkatkan sektor perekonomian umat khususnya UMKM.

“Kami merasa gembira dengan berbagai program yang mengisi kegiatan ini, yang bernuansa religi dan lokasinya juga dikelilingi para pedagang UMKM dan barang-barang kebutuhan lainnya,” ucap Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr Ir HT Erry Nuradi MSi saat membuka Ramadahan Fair yang ke-15 secara resmi di Taman Sri Deli Medan, Sabtu (19/5) malam.

“Secara umum tentunya saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Pemerintah Kota Medan yang telah memprakarsai kegiatan ini dalam rangka menumbuhkan rasa keberagaman maupun juga kebersamaan umat,” katanya.

Erry juga mengatakan Ramadhan Fair telah melekat di hati masyarakat. Hal tersebut terjadi karena  Ramadhan Fair selalu mendapatkan sambutan yang luar biasa dari masyarakat setiap kali digelar.

Terkait pesta demokrasi yang sebentar lagi dilaksanakan di Sumut, Erry berpesan kepada masyarakat agar menjaga suasana demokrasi sebaik-baiknya. Serta tetap menjaga kedamaian dan kesatuan.

iklan

“Mudah-mudahan ke depan Pempvosu yang dipimpin gubernur dan wakil gubernur yang baru akan lebih baik lagi dan akan membuat semua komponen di Sumatera Utara terus bahu membahu untuk menjadikan Sumatera Utara yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin MSi mengatakan Ramadhan Fair merupakan ikon yang identik dengan suasana Ramadhan.

“Pengunjungnya tidak terbatas umat muslim, hal ini menunjukan bahwa Kota Medan menjunjung tinggi keberagaman. Keberagaman merupakan salah satu unsur budaya khazanah Kota Medan. Saya berharap Ramadhan Fair jadi cerminan religius, toleransi, sekaligus multikultural,” katanya.

Selain itu, kata Eldin, Ramadhan Fair juga sangat efektif bagi UMKM untuk mengenalkan produk-produknya. “Selain silaturahmi dan interaksi sosial, di even ini, UMKM dapat berkembang sekaligus dapat mengembangkan segmen pasarnya. Hingga bisa bersaing dengan pasar modern,” ujarnya.

Ramadhan Fair telah dilaksanakan sejak 2003. Event ini diisi bazar produk UMKM, termasuk kuliner berbuka puasa. Event ini juga diisi tausiyah agama dan bermacam lomba yang berhubungan dengan Ramadhan. Ramadhan Fair 2018 digelar mulai tanggal 16 Mei hingga 14 Juni 2018. (wol/data2)

Editor: Agus Utama

Iklan