Pembubaran HTI, Yusril: Jangan Gembira Dulu!

Yusril Ihza Mahendra (Foto: Okezone)

JAKARTA, Waspada.co.id – Kuasa hukum HTI, Yusril Ihza Mahendra menilai janggal pertimbangan hakim yang menyatakan penerbitan SK Kemenkumham Nomor AHU-30.AH.01.08 Tahun 2017 telah sesuai prosedur.

Pasalnya, ia mengatakan secara fakta tidak pernah ada pemeriksaan secara langsung kepada HTI selaku penggugat.

“Tidak pernah ada konfrontir atas keterangan dan bukti sehingga ketiadaan pemeriksaan yang fair dan objektif atau yang disebut due process of law. Itu jelas menunjukkan penghukuman dilakukan tanpa prosedur yang cukup,” jelas Yusril di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (8/5).

Menurut dia, memang tidak mudah bagi PTUN untuk mengadili perkara yang menyita banyak energi, perhatian publik dan memicu pro dan kontra besar ini. “Ketika diputuskan pemerintah kalah, dampaknya akan luar biasa. Maka, tidak mudah bagi hakim untuk objektif mengadili perkara ini,” katanya.

Atas adanya kejanggalan-kejanggalan ini, maka Yusril selaku kuasa hukum HTI memastikan akan terus melakukan upaya perlawanan demi terwujudnya keadilan.

Advertisement

“Jangan gembira dulu. Putusan PTUN itu dibatalkan oleh pengadilan tinggi dan diperkuat MA. Proses ini masih berjalan. Jadi, jangan ngomong yang nyeleneh-nyeleneh dulu (tentang HTI),” ujarnya. (inilah/ags/data2)