Trump Puji Pertemuan Rahasia Direktur CIA dengan Kim Jong-un

Direktur CIA, Mike Pompeo; Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un; dan Presiden AS, Donald Trump (Foto: Reuters)
Iklan
agregasi
agregasi

 

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald John Trump, memuji pertemuan rahasia antara Direktur Badan Intelijen (CIA), Mike Pompeo, dengan Pemimpin Tertinggi Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, pada pekan Paskah. Menurut orang nomor satu di AS itu, pertemuan berlangsung dengan mulus.

“Mike Pompeo bertemu dengan Kim Jong-un di Korea Utara pekan lalu. Pertemuan berlangsung mulus dan hubungan yang baik berhasil dibentuk,” cuit Presiden AS Donald Trump lewat akun Twitter, mengutip dari BBC, Kamis (19/4/2018).

“Detail dari pertemuan sedang dikerjakan sekarang. Denuklirisasi akan menjadi yang luar biasa tidak hanya bagi dunia, tetapi juga bagi Korea Utara!” imbuh Presiden AS ke-45 itu.

Pertemuan antara kandidat Menteri Luar Negeri AS itu dengan Kim Jong-un diatur oleh Kepala Intelijen Korea Selatan (NIS), Suh Hoon, dengan rekan kerjanya dari Korea Utara, Kim Yong-chol. Pertemuan dilakukan untuk menilai apakah Kim Jong-un sudah siap untuk melakukan pembicaraan serius.

iklan

Kunjungan tersebut membuat Pompeo menjadi pejabat AS paling senior yang pernah bertemu dengan Kim Jong-un. Hal itu juga menunjukkan kesediaan Trump untuk menjadi Presiden Amerika Serikat pertama yang bertemu dengan Pemimpin Korea Utara sepanjang sejarah.

Kabar adanya jalinan komunikasi antara AS dengan Korut pertama kali mencuat pada Minggu 8 April. Sumber dari pejabat pemerintah AS yang namanya dirahasiakan menguraikan, Washington dan Pyongyang menjalin kontak secara rahasia.

“Komunikasi yang terjalin dalam tahap awal ini melibatkan pejabat Kementerian Luar Negeri yang berbicara dengan Korea Utara lewat misi PBB dan pejabat intelijen kedua negara menggunakan saluran cadangan,” ujar pejabat pemerintah tersebut.

Sebagaimana diberitakan, Donald Trump menyatakan siap bertemu dengan Kim Jong-un pada akhir Mei atau awal Juni mendatang. Detail mengenai pertemuan, termasuk lokasi dan tanggal pasti, hingga saat ini belum diungkap ke publik.

Iklan