Penghina Presiden dan Kapolri Divonis 18 Bulan Penjara

WOL Photo/Ilham

MEDAN, WOL – Terdakwa M Farhan Balatif alias Ringgo Abdillah dijatuhi 18 bulan kurungan penjara, denda Rp10 juta subsider 1 bulan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan setelah terbukti melanggar Undang Undang (UU) Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Majelis hakim yang diketuai Wahyu Prasetyo Wibowo, menyatakan Farhan secara sah dan terbukti bersalah melakukan perbuatan dengan menghina Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian melalui akun sosial media facebook.

“Meyakinkan terdakwa dijatuhi hukuman karena terbukti melanggar  Pasal 45  Ayat (3) UU RI No. 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas UU No. 11 Tahun 2008 Jo Pasal 27 Ayat (3) UU RI No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,” ucapnya di persidangan yang berlangsung di ruang Cakra IV, Selasa (16/1).

Usai membacakan amar putusan, kemudian majelis hakim memberikan hak kepada terdakwa untuk melakukan banding, menerima atau pikir-pikir.

“Saya merasa bersalah dan mengakui perbuatan saya dan saya menerima putusan ini,” saut Farhan di hadapan majelis hakim.

Advertisement

Sebelumnya, pada sidang tuntutan, Farhan dituntut hukuman penjara selama dua tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Raskita JF Surbakti, Rabu (3/1) lalu.

Perlu diketahui, M. Farhan Balatif alias Ringgo Abdillah nekad menghina pimpinan negara dan petinggi Polri itu lantaran kesal akan kebijakan pemerintah. Adapun bentuk kekesalannya dikarenakan masalah kenaikan harga pangan serta tingginya angka pengangguran dan banyaknya bahan pangan impor dari luar.(wol/iam/data1)

Editor: SASTROY BANGUN