Kejatisu Panggil dan Periksa 4 Pejabat Pemkab Madina

WOL Photo
Iklan

MEDAN, WOL – Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) memanggil empat orang pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) untuk menjalani pemeriksaan terkait duguan korupsi pembangunan Tapian Sirisiri Syariah dan Taman Raja Batu, Jumat (19/1).

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejatisu, Sumanggar Siagian, mengatakan bahwa pihaknya memanggil keempatnya untuk pengumpulan barang bukti dan keterangan (pulbaket) terhadap dua proyek tersebut yang menghabiskan dana senilai Rp8 miliar bersumber dari APBD Tahun Anggaran (TA) 2015.

Disebutkan, adapun keempat pejabat itu yakni, mantan Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Syahruddin ST, Kadis Perumahan dan Permukiman (Perkim) Rahmat Baginda Lubis ST MM, Kadis Pora Rahmat Hidayat S.Pd, dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Abu Hanipah.

“Iya benar, hari ini kita periksa dua orang, kemarin Rabu (17/1) juga telah kita periksa dua orang jadi semua empat orang yang sudah kita periksa untuk pulbaket ya,” ungkapnya kepada Waspada Online melalui sambungan telepon.

Lebih lanjut, Sumanggar juga mengaku keempatnya masih berstatus sebagai saksi. Namun menurutnya, hal itu tidak menutup kemungkinan status tersebut bisa berubah jika ditemukan adanya keterlibatan.

iklan

“Inikan berawal dari laporan masyarakat yang kita terima. Kalau di proyek pembangunan tersebut ditemukan adanya kerugian negara, maka yang terlibat pasti akan kita proses hukum,” ujarnya.

“Sejauh ini kita masih pulbaket dan penyelidikan. Kita mintai dulu keterangan mereka. Nanti kita kembangkan dari hasil pemeriksaan tersebut,” sambungnya.

Perlu diketahui, bangunan Tapian Sirisiri Syariah terletak di pinggir Sungai Batang Gadis dan Daerah Aliran Sungai (DAS) serta berdekatan dengan lokasi Taman Raja Batu yang tidak jauh dari Komplek Perkantoran Bupati Madina.(wol/iam/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan