Edy Rahmayadi Ajak Generasi Penerus Amalkan Pancasila

WOL Photo/Ist
Iklan

MEDAN, WOL – Sebagai mantan prajurit nilai-nilai Pancasila sudah tertanam di dalam sanubari Edy Rahmayadi. Dalam 33 tahun masa pengabdiannya di TNI ia menjaga kedaulatan NKRI mulai dari Sabang sampai Merauke. Berbagai daerah konflik telah ia ‘cicipi’ demi menegakkan Pancasila di bumi Indonesia, barang siapa yang berani untuk mengutak-atik Pancasila dan NKRI tentu saja sudah ditumpasnya.

“Pancasila itu bukan hanya wacana yang cuma bisa dihafalkan, namun Pancasila itu harus kita implementasikan pada kehidupan kita sehari-hari,” kata Edy.

Hari ini, Edy Rahmayadi ‘menularkan’ semangat Pancasila dan wawasan nusantara melalui sebuah diskusi kepada siswa-siswi Yayasan Perguruan Sinar Husni Medan. Diskusi ini membawakan tema “Karakter Kebangsaan”.

Menurut Edy, cara yang paling baik dalam mengamalkan Pancasila dan menegakkan karakter kebangsaan adalah dengan membangun tempat kita berasal. Sudah menjadi tanggung jawab bagi seluruh orang Sumatera Utara harus membangun daerahnya, dan ia menekankan kepada para pelajar untuk meningkatkan kualitasnya.

“Saya berharap kepada anak-anakku untuk menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh. Kemajuan suatu daerah ditentukan oleh Sumber Daya Manusia (SDM). Belajar yang pintar, dan itu tanggungjawabmu untuk membela NKRI,” ujar Edy dalam sambutannya.

iklan

Dalam menumbuhkan Karakter Kebangsaan ada beberap aspek menurut Edy yang dapat di implementasikan yaitu Ketahanan Nasional, Kewaspadaan Nasional, serta Kepemimpinan Nasional.

“Jadinya bisa lebih peduli lagi dan lebih tau apa apa aja yang harus kita lakukan sebagai mahasiswa untuk mempertahankan NKRI,” ungkap Ila salah seorang pelajar SMA Sinar Husni.

Ila mengaku bersemangat mengikuti diskusi ini. Menurutnya ini akan memacu para siswa untuk berperan aktif dalam membela negara.

Terakhir, Edy berpesan kepada para pelajar untuk membangun Sumatera Utara sebagai wujud dari pengamalan Pancasila. Cara membela negara bagi belajar adalah dengan memajukan bangsanya agar terbebas dari serangan-serangan luar.

“Anak-anakku sekalian tolong dengarkan baik-baik. Kami butuh kalian tuntutlah ilmu dan bangun Sumatera Utara. Kita butuh orang yang dapat bekerja,” pungkasnya. (wol/ags/rls)

Editor: Agus Utama

Iklan