Banjir Meluas, Warga Timbun Tanggul Sungai

WOL Photo/Chairul Sya'ban
Iklan

LHOKSUKON, WOL – Banjir yang melanda beberapa Kecamatan di Kabupaten Aceh Utara terus meluas. Hingga hari ini, Kamis (4/1), banjir meluas ke beberapa desa di Kecamatan Samudera, Lhoksukon dan Langkahan.

Terpantau di Kecamatan Langkahan, banjir merendam, akibat meluapnya sungai yang ada di dekat itu. Sedangkan di Kecamatan Samudera, salah satunya banjir merendam jalan nasional Banda Aceh – Medan.

Sementara Kecamatan Lhoksukon, terpantau banjir merendam Desa Dayah, Geumata, Beuringen, Asan, Rawa. Kendati banjir yang merendam beberapa perumahan di Kecamatan ini merupakan luapan dari saluran penghubung ke sungai, yang mana debit air terus bertambah.

“Banjir sebagian sudah mulai surut yaitu di Kecamatan Matangkuli, sementara untuk Kecamatan Pirak Timu belum surut. Namun, banjir yang mulai surut itu meluas ke desa-desa di Kecamatan lain seperti Tanah Luas dan Lhoksukon,” ujar Kepala BPBD Aceh Utara, Munawar Ibrahim, saat ditemui Waspada Online di ruang kerjanya.

Disebutkan, banjir ini juga perlu diwaspadai karena masih belum aman. “Ya perlu diwaspadai aja, sebab banjirnya ini kan meluas, jadi desa-desa lain mulai giliran banjirnya. Malah yang di Desa Meurboe Jurong Kecamatan Lapang tadi siang tanggungnya mulai amblas, tapi langsung ditangani dengan alat berat,” ujarnya kembali.

iklan

Selain itu pantauan Waspada Online, sejumlah warga di Desa Blang, Kecamatan Lhoksukon, terus berupaya menimbun tanggul sungai yang ada di desa itu sebagai bentuk pencegahan dini. Dari pantauan, debit air yang terus meninggi mulai perlahan melewati badan tanggul.

“Sejak siang tadi debit air mulai brembes melewati tanggul sungai yang ada di desa kita, yang namun sampai sore tadi sudah kita kerahkan tanah timbun untuk menimbun tanggul tersebut, sementara sore ini masih aman,” ujar Geuchik Desa Blang, Iskandar. (wol/chai)

Editor: Agus Utama

Iklan