Zidane: Saya Pelatih Madrid, Bukan Fans

foto: zimbio
Iklan

MADRID, WOL – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, mendapat perlakukan kurang baik dari fansnya sendiri ketika mengalami kekalahan el clasico dari Barcelona, Sabtu (23/12) malam. Barca membungkam Santiago Bernabeu dengan kemenangan 3-0.

Sebenarnya, fans tidak mempermasalahkan hasil akhir melainkan menghujat Zidane karena pergantian pemain yang aneh. Di awal laga, pelatih asal Prancis tersebut memasang Mateo Kovacic dan menyimpan Marco Asensio, Isco plus Gareth Bale di bangku cadangan.

Ketika Madrid bermain dengan 10 pemain akibat kartu merah Dani Carvajal, Zidane memasukkan Nacho Fernandez menggantikan Karim Benzema. Pergantian itu dinilai tak tepat karena saat itu Los Blancos tertinggal dua gol.

Terbukti, pergantian tak mampu memberikan perubahan signifikan pada permainan tuan rumah. Ketika terjadi pergantian pemain, fans Madrid pun ramai menyoraki Zidane yang sudah mempersembahkan lima trofi tahun ini.

“Saya membuat keputusan sebagai pelatih. Keputusannya adalah Kovacic bermain dan Isco duduk di bangku cadangan di awal pertandingan. Setelah laga berlangsung, saya tak bisa menggunakan Isco karena harus memasukkan Nacho akibat kartu merah,” ucap Zizou.

iklan

Meski fans merasa kesal dengan pelatih, Marcelo menegaskan tim mendukung penuh keputusan Zidane. Bek kiri asal Brazil ini juga mengingatkan kepada fans atas segala prestasi Zizou untuk klub sejak menjadi pelatih.

“Saya 100% di belakang pelatih, saya akan membelanya sampai mati, tidak perlu diragukan lagi. Banyak orang yang sepertinya sudah lupa dengan apa yang sudah dimenanginya bersama Madrid,” ujar Marcelo.

“Kami memenangi lima trofi tahun ini dan itu bukanlah akhirnya. Dia pelatih yang brilian. Saya pikir susunan pemainnya bagus dan kami mendukungnya sampai mati,” tandasnya. (wol/aa/rm/dm)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Iklan