Kejati Tangkap Buronan Korupsi Alkes RSUD Djoelham Binjai

Istimewa

MEDAN, WOL – Tim Intel Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) meringkus satu orang buronan kasus  korupsi Alat Kesehatan (Alkes) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Djoelham Binjai, di Jalan Darussalam, Kamis (28/12) malam.

Adapun indentitas buronan Kejatisu itu yakni Suriyanares selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada proyek pengadaan Alkes di RSUD Djoelham Binjai anggaran tahun 2012.

Saat dikonfirmasi lebih lanjut melalui telepon, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejatisu, Sumanggar Siagian, membenarkan penangkapan tersebut dan tersangka Suriyanares akan langsung dibawa Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai untuk dilakukan penahanan.

“Ya tadi ada ditangkap buronan Alkes Binjai, PPK nya sekarang dibawa ke Kejati dan selanjutnya akan dijemput orang Kejari Binjai. Rencananya akan ditahan di Rutan Binjai,” ungkap Sumanggar.

Perlu untuk diketahui, adapun dalam kasus ini Kejari Binjai telah menetapkan tujuh orang tersangka korupsi alat kesehatan (Alkes) tahun anggaran 2012 yang merugikan negara sebesar Rp3,5 miliar.

Advertisement

Adapun ketujuh tersangka tersebut, yakni mantan Direktur RSUD Djoelham Mahim Siregar, Suriyana selaku PPK, Cipta S Depari dari ULP RSUD Djoelham, Suhadi Winata sebagai Ketua Pokja Pengadaan Barang dan Jasa, Budi Asmono selaku Kepala Cabang Kimia Farma Medan tahun 2012, Teddy selaku Direktur PT Mesarinda Abadi dan Feronica selaku Direktur Petan Daya Medica.(wol/iam/data1)

Editor: SASTROY BANGUN