Jokowi Mengaku Jengkel Sikap Presiden Trump Akui Yerusalem

Presiden Joko Widodo. (Foto: Antara)

BOGOR, WOL – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Pembukaan Silaturahmi Kerja Nasional dan Hari Ulang Tahun Ke-27 Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Tahun 2017.

Melalui sambutannya, Jokowi menyampaikan ucapan selamat atas milad ke-27 ICMI yang jatuh pada tanggal 7 Desember kemarin. Ia pun mengakui ucapan selamatnya terlambat disampaikan.

“Saya ingin mengucapkan selamat milad ke 27 kepada ICMI pada tanggal 7 Desember kemarin. Saya terlambat sehari mengucapkan selamatnya, tapi di acara yang sangat istimewa ini kan, juga sama saja,” ujar Jokowi di Ruang Garuda Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (6/12).

Pada kesempatan ini, Jokowi mengaku terkejut dan kesal terhadap Presiden AS Donald J Trump yang mengklaim secara sepihak Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

“Dua hari yang lalu saya terkejut dan sampai sekarang ini masih dongkol dan jengkel. Kita ini kan sedang berbicara dalam forum-forum internasional mengantisipasi sikap Korea Utara. Eh ternyata, dikejutkan oleh sikap yang satunya lagi. Pemerintah Amerika Serikat yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Ini sungguh sangat mengejutkan, menjengkelkan dan bikin dongkol,” ungkap Jokowi.

Advertisement

Jokowi pun mengaku sempat terkesan dengan sikap ramah Trump ketika berjumpa di KTT ASEAN di Filipina beberapa waktu lalu. Namun, rupanya belakangan sikapnya membuatnya hilang bersimpati.

“Sewaktu ketemu terakhir di ASEAN ngomongnya enak banget, senyum-senyum. Bahkan saat makan malam, kebetulan jejer dengan istri saya. Dia mengajak ngomong istri saya terus. Terus sepanjang makan malam ajak ngomong Bu Jokowi. Saya lihatin terus. Ya, inilah perubahan-perubahan dunia kadang menjengkelkan, menyakitkan, tapi itulah fakta yang kita hadapi,” paparnya.

Menyikapi klaim AS terhadap Yerusalem, Jokowi mengatakan dirinya telah berkomunikasi dengan jajaran negara Organisasi Islam Indonesia (OKI) untuk memastikan kehadirannya dalam sidang untuk membahas ini.

“Alhamdulillah kelihatannya semua bisa hadir. Saya sendiri juga akan hadir. Untuk menunjukkan semuanya betapa kita dukungan kita, rakyat kita kepada Palestina tidak berubah. Hal yang kami takutkan ini (klaim AS terhadap Yerusalem) nanti bisa mengguncang stabilitas keamanan dan perdamaian dunia,” paparnya.

Turut hadir dalam kesempatan ini antars lain Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiq dan Ketua Dewan Kehormatan ICMI BJ Habibie. (inilah/ags/data1)