Tirtanadi: Kami Mohon Maaf Atas Ketidaknyamanan Ini

WOL Photo/Ucok Ridin

MEDAN, WOL – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi terus berusaha memperbaiki pipa transmisi 1000 mm  yang pecah di bawah pemukiman warga di Delitua sejak dua hari lalu.

Informasi terkini menyebutkan, pada 08.00 WIB tadi pagi, pipa telah selesai diperbaiki dan IPA Delitua telah beroperasi. “Namun masih memerlukan waktu untuk pengisian pipa dan pemerataan tekanan. Mudah-mudahan segera akan normal kembali,” ujar Asisten I Sekretaris Perusahaan, PDAM Tirtanadi, Zaman K. Mendrofa kepada Waspada Online, Selasa (24/10).

Macetnya air PDAM Tirtanadi di Delitua tersebut juga menjadi perhatian serius bagi Dirut  PDAM Tirtanadi, Sutedi Raharjo. Sutedi Raharjo sempat datang ke lokasi kebocoran pipa tersebut, didampingi Sekretaris Perusahaan Jumirin, Aisten I Sekretaris Perusahaan, Zaman K. Mendrofa.

Sutedi juga memberitahukan kepada Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi tentang kejadian bocornya pipa transmisi 1000 mm fiberglass yang pemasangan proyeknya pada tahun 1988 silam.

Kepada Gubsu, Sutedi menjelaskan, pipa air yang pecah tersebut adalah jalur IPA Deli Tua dengan kapasitas 1.600 liter/detik. Pecah di lokasi Kedai Durian yang berada di jalur pipa yang berada di jalur eks kereta api Delitua yang berada di pemukiman padat penduduk.

Advertisement

Sutedi juga menjelaskan kepada Gubsu bahwa dalam pekerjaan perbaikan pipa yang pecah tersebut harus membongkar rumah warga. Rumah warga tersebut juga diupayakan segera diperbaiki.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, pelanggan yang mengalami gangguan air dapat menyampaikan keluhannya ke cabang terkait atau melalui layanan Halo Tirtanadi ke nomor 1500 922,” ujar Jumirin. (wol/rdn/data1)

Editor: Agus Utama