Siap-siap Mulai November e-tilang Resmi Diberlakukan di Jakarta

okezone
agregasi
agregasi

 

JAKARTA – Menyusul suksesnya pemberlakuan sistem tilang elektronik (e-tilang) berbasis CCTV di sejumlah daerah seperti Surabaya, Semarang, dan Bandung, DKI Jakarta rencanannya juga akan segera memberlakukan sistem tersebut mulai November.

Rencana tersebut dipercepat dari rencana awal pada 2019 mendatang. Polda Metro Jaya mencatat, dalam sehari rata-rata angka pelanggaran lalu lintas mencapai 3.000-3.500 kendaraan. Jumlah itu bertambah hingga 100% jika kepolisian menggelar operasi khusus.

Polda juga sudah berkoordinasi dengan Pengadilan Tinggi Jakarta dan peng adilan negeri di wilayah Jakarta untuk persiapan penegakan e-tilang. “Pengadilan juga sudah siap. Seluruh pengadilan negeri di Jakarta tinggal menunggu surat dari pengadilan tinggi untuk pelaksanaannya,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Halim Pagarra, seperti dilansir Koran Sindo, Selasa (31/10/2017).

Sementara itu, Ketua Umum Indonesian Urban Transport Insitute (IUTRI), Sawang Lazuardi menuturkan, langkan penegakan e-tilang harus dioptimalkan untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas.

Advertisement
“Bagaimanapun berbagai upaya perlu dicoba, kita tidak bisa berdiam diri, ide-ide baru perlu dicari dan dicoba, lalin kita sudah berat, kemacetan, kedisiplinan, juga penegakan hukum lalinnya perlu terus ditingkatkan konsistensinya,” terangnya.

Akan tetapi, diberlakukannya e-tilang secara otomatis menjadi tantangan tersendiri bagi kepolisian maupun dinas perhubungan (Dishub), sebagai otoritas terkait. “PR-nya berpulang kepada kepolisian dan dinas perhubungan, sanggup tidak menindak dengan data dari CCTV? Ini perkara yang sulit karena dalam setahun pemilikan atau penguasaan satu kendaraan sangat dinamis,” ujar Sawang

“Secara umum saya berpendapat pasti akan ada pengaruhnya bila cara ini diterapkan, cuma seberapa besar belum tahu,” pungkasnya.