Sampah Plastik Pemicu Banjir di Medan Tembung

WOL Photo
Iklan

MEDAN, WOL – Sejumlah 25 orang  Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU) Kecamatan Medan Tembung, diturunkan untuk membersihkan sekaliguas mengorek drainase di Jalan Wahidin, persisnya di bawah perlintasan Light Rail Transit (LRT) yang tengah dibangun, Rabu (27/9).

Pasalnya, drainase yang ada mengalami penyumbatan akibat banyaknya sampah plastik yang menyebabkan air tidak dapat mengalir. Alhasil drainase tidak berfungsi sehingga kawasan tersebut rentan digenangi air, terutama ketika hujan deras turun.

Menurut Camat Medan Tembung, A Barli Nasution, penyumbatan ini terjadi karena drainase sudah lama tidak dikorek sehingga mengalami sendimentasi yang cukup parah.

“Paling banyak sampah berbahan plastik. Sudah itu sampah plastik ini berbelit-belit dan terikat di dasar drainase bercampur lumpur. Sampah plastik inilah yang menyebabkan terjadinya penyumbatan sehingga membuat air tidak mengalir,” tutur Barli.

Untuk mengatasi hal itulah, Barli, mengerahkan 25 orang tim buser yang tergabung dalam P3SU. Tim ini bekerja untuk membersihkan sekaligus mengorek sampah plastik tersebut.

iklan

“Kalau tidak dikorek, maka setiap kali hujan deras turun akan muncul genangan air,” sambungnya.

Dari hasil pembersihan dan pengorekan yang dilakukan tim P3SU, selain sampah plastik, juga ditemukan lumpur bercampur batu sepanjang 500 meter.  Selanjutnya sampah, lumpur dan batu tersebut diangkat dan dibuang ke lokasi pembuangan.

Setelah pembersihan dan pengorekan selesai dilakukan, air pun mengalir kembali. Barli optimis, drainase kembali berfungsi sehingga dapat menampung debit air hujan.

“Kalau hujan turun, Insya Allah drainase ini dapat menampung debit air dan menyalurkannya ke pembuangan akhir. Tidak seperti selama ini langsung meluber dan menggenangi jalan maupun halaman rumah warga,” ungkapnya.

Kemudian barli pun mengajak sekaligus mengetuk pintu hati masyarakat sekitar, terutama para pedagang yang berjualan di sekitar kawasan tersebut agar tidak membuang sampah dalam drainase.

“Mari kita bersama-sama menjaga drainase yang sudah bersih ini tetap bersih. Jangan sekalipun membuang sampah dalam drainase untuk mencegah terjadinya penyumbatan. Apalagi saat ini intesitas hujan cukup tinggi, sebab penyumbatan akan memicu terjadinya banjir,” tukasnya. (wol/mrz)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan