Forkopimda Gandeng TNI Sukseskan Swasembada Pangan

WOL Photo
Iklan

LHOKSUKON, WOL – Pemerintah yang tergabung dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Aceh Utara, bersama TNI terus berupaya dalam meningkatkan maupun mensukseskan swasembada pangan. Bahkan, pada Senin (28/8), telah dilakukan panen raya padi MT Gadu di Desa Matang Seukek Pulot, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara.

Dalam hal ini Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf, mengatakan bahwa bidang pertanian merupakan program prioritas dalam setiap penyusunan anggaran daerah. Oleh sebab itu Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dalam setiap tahun terus melakukan pembangunan sarana dan prasarana pertanian dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan tercapainya swasembada pangan serta mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi khusunya di Aceh Utara.

“Apabila pembangunan waduk Krueng Keurto selesai dikerjakan, maka akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi yang signifikan dan akan berdampak terhadap masalah sosial lainnya seperti meminimalisir terjadinya banjir di beberapa daerah. Mudah mudahan dengan selesainya Waduk itu akan membawa manfaat bagi masyarakat Aceh Utara terutama para petani,” katanya.

Pihaknya bahkan sangat mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada para TNI Babinsa yang selama ini bersama-sama dengan Petugas Penyuluh Lapangan atau PPL senantiasa untuk setia mendampingi petani mewujudkan swasembada pangan.

Dandim 0103/Aceh Utara, Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto, meminta para petani untuk terus meningkatkan produksi padi setiap tahunnya untuk mewujudkan swasembada pangan yang telah di tetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia. Kabupaten Aceh Utara katanya saat ini merupakan salah satu daerah lumbung padi untuk Provinsi Aceh.

iklan

“Kita patut bersyukur dan berbangga karena Aceh Utara merupakan salah satu daerah lumbung padi di Provinsi Aceh, ini perlu di pertahankan dan kedepan harus ditingkatkan kembali. Babinsa juga akan terus bersinergi dengan PPL dan pihak terkait lainnya untuk mendampingi petani dalam meningkatkan hasil produksi padi yang sebelumnya dalam satu tahun dua kali panen diharapkan dengan adanya pendampingan ini menjadi tiga kali panen,” ujarnya.

Apabila produksi padi meningkat, sambung Dandim, maka swasembada pangan akan terwujud dan tentunya juga akan di imbangi dengan meningkatnya kesejahteraan para petani. Menyangkut hal ini, Korem 011/Lilawangsa gelar Rapat Koordinasi (Rakor) Program Cetak Sawah tahun 2017, Selasa (29/8).

Dalam arahannya, Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Agus Firman Yusmono, yang diwakili Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Korem 011/Lilawangsa, Letkol Inf Yogi Bahtiar, mengatakan Rakor tersebut dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan Nasional dan demi tercapainya kesejahteraan masyarakat khususnya di Wilayah Korem 011/Lilawangsa.

“Program cetak sawah tersebut merupakan kerjasama antara TNI-AD dengan Menteri Pertanian dalam mendukung ketahanan Nasional. Selain itu, Rakor ini selain dalam penyelesaian Administrasi cetak sawah Tahun 2017, juga sebagai evaluasi program kegiatan yang sedang berjalan hingga saat ini dan dapat terealisasikan sesuai dengan rencana dan dikoordinasikan pada beberapa minggu lalu,” jelas Yogi Bahtiar.

Rakor tersebut melibatkan berbagai unsur-unsur yang terkait diantaranya Ketua Tim Unit Layanan Pengadaan (ULP) Letkol Czi Zulfikar, Danden Zibang Lhokseumawe, Paku Rem 011/LW, Staf kalakgiat Korem 011/LW dan Para Pastier Kodim jajaran Korem 011/LW serta para Kontraktor yang terlibat pada kegiatan cetak sawah tahun 2017 yang akan dilaksanakan diwilayah Korem 011/LW.(wol/chai)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan