2 Buronan Pembobol Gudang PT SSA Dibekuk

Timsus Reskrim Polsek Medan Sunggal memperlihatkan barang bukti disaksikan dua tersangka.(WOL Photo/Gacok)
Iklan

MEDAN, WOL – Selama buron 24 hari, dua dari lima pelaku pembobol gudang PT Seven Seas Argo (SSA) dibekuk petugas kepolisian secara berbeda.

Kedua tersangka yakni, Bambang Hermawan alias Bambang (23) penduduk Jalan Binjai Km 16,5 Dusun I Aman Damai, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang dan Sukmadi alias Madi (32) warga Dusun V, Gang Gembira, Desa SM Diski, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang.

Dari tersangka, polisi menyita barang bukti, mobil pick up merek Daihatsu Zebra BK 9547 BJ, tang, tali plastik warna hitam, pisau carter, dan ikat pinggang warna coklat. Sedangkan tiga pelaku lagi berinisial TM, TJ, dan AS, kini masih buron bahkan sudah masuk daftar pencarian orang (DPO).

Sedangkan korbannya, Asrani Hiranand alias Asrani (37) warga negara India selaku Manager PT Seven Seas Agro, penduduk Jalan Palang Merah, Komplek Royal Apartemen Tower, Kelurahan Aur, Medan, sudah membuat pengaduan di SPKT Polsek Medan Sunggal.

Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Daniel Marinduri SIK SH MH kepada Waspada Online, Selasa (29/8), mengatakan peristiwa terjadi pembobolan gudang dimaksud, Sabtu (5/8) sekira pukul 10.00 WIB, awalnya korban Asrani mendapat informasi dari karyawannya bahwa gudang PT. Seven Seas Agro di Jalan Binjai Km 16,3 Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, dibobol maling dan kehilangan pinang kering sejumlah 8 goni senilai Rp31 juta.

iklan

Waktu kejadian itu korban sedang berada di Kalimantan Barat, sehingga tidak bisa membuat pengaduan. Hari Kamis (17/8) korban mulai masuk kantor dan diketahui pelaku masuk dari jerejak besi gudang yang tingginya sekitar 6 meter.

Timsus dipimpin Kanit Reskrim Iptu Martua Manik SH MH, terus menindaklanjuti dan berawal turun ke lokasi kejadian melakukan penyelidikan.

Berkat kekompakan kerja di lapangan, akhirnya mengamankan tersangka Bambang beperan sebagai mencuri barang dan hasil pengembangan polisi menciduk tersangka Madi yang berperan sebagai pengangkut barang hasil curiannya, sementara rekan mereka berinisial TM, TJ, dan AS terus dikejar polisi.(wol/gacok)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan