Siswa Baru SMKN 1 Percut Seituan Jalani MPLS

Kepsek SMKN 1 Percut Seituan, Drs Kasni MPd l, didampingi Wakasek bidang Kesiswaan, Sukirman SPd, menyematkan perlengkapan MPLS dari 752 siswa yang mengikuti MPLS.(WOL Photo/Ridin)

MEDAN, WOL – Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Percut Seituan, Drs Kasni MPd, membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) siswa baru yang dilaksanakan di halaman sekolah, Jalan Kolam, Desa Medan Estate Percut Seituan Senin (17/7) yang ditandai dengan penyematan tanda peserta.

Sebelumnya, dalam bimbingan dan arahan, Kasni memaparkan melalui seleksi yang sangat ketat siswa yang diterima melalui PPDB online, siswa yang diterima di SMKN 1 Percut Seituan adalah merupakan orang pilihan dari lebih kurang 2000 pendaftar hanya 752 orang yang bisa diterima.

Dengan diterima siswa SMKN 1 Percut Seituan, diharapkan siswa bisa beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan seterusnya mengikuti mata pelajaran yang telah disusun sesuai jadwal.

Melalui MPLS, siswa menjadi berkarakter, punya wawasan sesuai Permendikbud No 18 tahun 2016 yang tujuannya adalah mengenali potensi diri siswa baru, membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum dan sarana prasarana sekolah.

Pada kesempatan tersebut kepada siswa baru, Kasni mengingatkan bahwa tahun ajaran 2017 – 2018 akitif belajar akademik hanya 5 hari kerja dari Senin sampai Jumat.

Advertisement

“Selanjutnya pada hari Sabtu belajar merupakan ekstra kurikuler berupa pendidikan karakter di luar ruangan kelas dengan mendatangkan guru dari luar. Namun bagi siswa tetap harus mengikuti karena absensi tetap berjalan,” ujar Kasni.

Sementara itu Wakasek bidang kesiswaan Sukirman SPd, menambahkan bahwa jadwal MPLS di SMKN 1 Percut Seituan berlansung  dari tanggal 17 sampai tanggal 22 Juli 2017 sesuai jadwal yang telah disusun yang akan disampaikan beberapa materi dari nara sumber baik dari lingkungan sekolah, maupun akademik diantaranya wejangan dari petugas BNN tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan pada akhir penutupan akan di berikan reward bagi siswa teladan.(wol/rdn/data1)

Editor: SASTROY BANGUN