Simpan Sabu di Dompet, Pelaku Penganiayaan Diringkus Polisi

WOL Ilustrasi
Iklan

LHOKSEUMAWE,WOL – Jajaran Kepolisian Resort Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, meringkus seorang pemuda yang diduga pelaku penganiayaan terhadap korbannya, Maulana Azhari (19) asal Desa Rayeuk Muenje, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara.

Kabag Ops Polres Lhokseumawe, Kompol Ahzan, menyebutkan pelaku penganiayaan berinisial AM (22) berhasil diringkus oleh jajaran dalam hal ini Kepolisian Sektor Syamtalira Bayu, Rabu (31/05) sore di Desa Mancang, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara.

“AM kita tangkap dikarenakan telah melakukan penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama yang terjadi pada Sabtu, 20 Mei 2017 di Desa Dayah Tuha, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara,” ujar Kompol Ahzan, Kamis (01/06).

Disebutkan, sebelum penangkapan dilakukan terlebih dahulu AM dihubungi oleh saksi penganiayaan yang juga mantan pacar pelaku untuk bertemu. AM pun memenuhi pertemuan dengan mantan pacarnya itu, lalu pertemuan itupun berlangsung beberapa saat.

“Penangkapan dipimpin oleh Kapolsek, sebelum penangkapan petugas sudah ada ditempat sebelum keduanya melakukan pertemuan. Petugas yang saat itu berpakaian preman langsung meringkus pelaku dan mengamankan sejumlah barang bukti, salah satunya senjata tajam,” jelas Ahzan.

iklan

Tak sampai di situ, petugas turut mengamankan barang bakti berupa narkotika jenis sabu yang diisi dalam paket kecil dan disembunyikan dalam dompet. Pelaku bahkan mengakui sabu itu miliknya. Polisi langsung menggeledah rumah AM di Desa Keutapang, Kecamatan Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara.

Hasil penggeledahan yang dilakukan tidak ditemukan narkotika jenis sabu. Petugas hanya menemukan satu unit timbangan sabu.

“Hingga saat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolsek Syamtalira Bayu untuk penyelidikan lebih lanjut,” tukas Ahzan.(wol/chai/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan