Preman Ngamuk dan Ancam Pengunjung Cafe Minta THR

WOL Photo/Lihavez

MEDAN, WOL – Gara-gara pengutipan uang Tunjangan Hari Raya (THR) tak dipenuhi, seorang preman dan juga Ketua OKP bernisial BP (45) bersama rekannya mengamuk dan mengancam warga tepatnya di Cafe Anugrah Jalan Williem Iskandar, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, Sabtu (17/6).

Bahkan aksi pelaku semakin menjadi-jadi dengan cara merusak menendangi sejumlah bangku dan meja pengungjung yang tengah asyik menyantap makanan.

Informasi yang diperoleh Waspada Online saat menyambangi lokasi kejadian, awalnya pelaku dengan mengenakan baju warna kuning datang membagikan selebaran mengatasnamakan OKP meminta bantuan uang THR kepada sejumlah pemilik usaha di Komplek MMTC.

Namun, karena bantuan pemberian uang THR tidak sesuai yang diharapkan membuat pelaku berang dan mengamuk kepada pemilik cafe.

“Tiba-tiba saja dia mengamuk di sini (Cafe Anugrah). Preman itu bilang kalau dia tersinggung dan tak terima dana THR yang dikasih nominalnya kecil. Ya, kami memberi sesuai kemampuan kamilah bang, masa dia main patok minta duit,” ucap Nova pemilik Cafe Anugrah.

Advertisement

Selain itu, pelaku juga mengajak berantam beberapa pengunjung karena tak terima dinasehati. Namun aksinya tidak sampai lama usai ribut-ribut pelaku dan rekannya membubarkan diri.

“Rugi kami akibat ulah preman-preman di sini bang. Belarian pengunjungku karena ketakutan. Usai mengacak-acak cafe mereka kabur begitu saja,” ucap wanita yang mengenakan hijab tersebut.

Personel Satreskrim Polrestabes Medan bersama Polsek Percut Seituan yang menerima laporan adanya preman mengamuk langsung turun ke lokasi melakukan penyelidikan. Namun setibanya di lokasi suasana sudah kondusif.

“Sudah kondusif. Mereka usai melakukan aksinya kabur. Saat ini kasusnya masih diselidiki,” terang Kanit Reskrim Polsek Percutseituan, Iptu Philip Purba.(wol/lvz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN