Menristekdikti Keluarkan Izin STKIP Pangeran Antasari

WOL Photo

MEDAN, WOL – Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Pangeran Antasari telah memperoleh Izin dari Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) dengan Program Studi (Prodi) Sarjana (S1) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Program Studi (S1) Pendidikan Matematika.

Surat Keputusan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 293/KPT/I/2017 tentang izin pendirian STKIP Pangeran Antasari tersebut diserahkan oleh Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut, Prof Dian Armanto MPd MA M.Sc kepada Perwakilan Pengurus Yayasan Pendidikan Pangeran Antasari, Suryani SPd, di Kopertis Wilayah I Sumut.

Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut, Prof Dian Armanto, menyambut baik dan mengucapkan selamat Kepada Yayasan Pendidikan Pangeran Antasari atas dikeluarkannya izin dibukanya STKIP Pangeran Atasari yang akan mulai beroperasi dan menerima mahasiswa baru tahun ajaran 2017/2018 ini.

“Mudah-mudahan kehadiran STKIP Pangeran Antasari ini akan membangun dan menghadirkan sebuah pendidikan bermutu dan kita harapkan mahasiswanya akan banyak dan orang akan termotivasi untuk berkuliah di STKIP Pangeran Antasari ini,” ujarnya, Selasa (13/6).

Ketua Yayasan Pendidikan Pangeran Antasari, DR Tommy Leonard SH MKn, mengatakan STKIP Pangeran Antasari ini merupakan pengembangan lembaga oleh Yayasan Pendidikan Pangeran Antasari yang telah berpengalaman lebih dari 30 tahun.

Advertisement

“STKIP Pangeran Antasari didirikan berdasarkan Keputusan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi dengan Nomor: 293/KPT/I/2017. Di mana awal berdirinya menghadirkan dua program studi unggulan, yakni S1 Pendidikan Matematika dan S1 PGSD (Pendidikan guru sekolah dasar). Izinnya telah dikeluarkan, Jumat (9/6) kemarin,” jelasnya.

Doktor muda ini menjelaskan, Prodi S1 Pendidikan Matematika STKIP Pangeran Antasari memiliki program menyiapkan lulusan yang mampu dalam merancang, melaksanakan, mengevaluasi  dan mengembangkan proses pembelajaran di sekolah dengan metode-metode, serta kajian dalam menyiapkan guru-guru matematika bertaraf perguruan tinggi yang memiliki sifat profesional tinggi dan berkarater.

Kemudian yang tak kalah bagusnya lagi, Prodi S1 PGSD Pangeran Antasari yang juga memiliki program unggulan dalam menyelenggarakan pembelajaran yang efektif untuk menghasilkan lulusan yang bermutu, profesional, menguasai berbagai metode dan media pembelajaran serta mampu memilih metode media yang tepat dan menerapkannya dalam proses belajar mengajar di Sekolah Dasar, serta kompetitif di bidang pendidikan Sekolah Dasar dan menguasai teknik pengajaran kelas rangkap.

“Lulusan PGSD STKIP Pangeran Antasari memiliki dasar dalam memahami karya ilmiah bidang PGSD yang digunakan sebagai acuan dalam penelitian ilmiah untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi serta mampu memanfaatkan IT/ICT dalam pengembangan bahan ajar,” jelasnya.

Untuk mendukung dua program studi tersebut, lanjutnya, STKIP Pangeran Antasari memiliki keunggulan dalam proses pengajarannya berupa dosen-dosen yang profesional dan berkarakter mulai dari tamatan S2, Doktor dan Profesor, sehingga anak-anak didik akan dibekali dengan motivasi-motivasi tinggi dalam proses pembelajaran.

“STKIP Pangeran Antasari juga menerapkan metode pelatihan microteaching based file model dan pelatihan Hypno-Teaching dan Brain Gym yang akan diberikan oleh dosen-dosen dan trainer yang bersertifikasi secara nasional,” sebutnya.

Selain itu, STKIP Pangeran Antasari juga menyediakan dua program yaitu Program Reguler (lulusan SMA/SMK/Man Sederajat ) yang disiapkan khusus bagi lulusan SMA/SMK/Man sederajat) yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang Sarjana (S1) dengan masa pendidikan 4 tahun (8 semester). Kemudian Program Khusus (profesi guru). Program ini memberikan kesempatan bagi sarjana pendidikan dari berbagai disiplin ilmu yang ingin mendalami ilmu pendidikan guru sekolah dasar dan matematika. Pendidikan akan ditempuh dalam waktu 1,5 tahun (3 semester).

“Diharapkan dengan adanya program ini para sarjana dari berbagai dispilin ilmu dapat melanjutkan ke Pendidikan Guru Sekolah Dasar  dan pendidikan matematika. Dan lulusan program ini merupakan profesional dalam bidang pendidikan yang lebih spesifik,” pungkasnya.(wol/rls/mrz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN