Warga Ngamuk Pengelola Komplek MMTC Kutip Uang Parkir

WOL Photo/Lihavez

MEDAN, WOL – Ratusan warga mengamuk terhadap kebijakan pengelola Komplek MMTC di Williem Iskandar, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Selasa (2/5).

Pasalnya, mereka menolak pengutipan uang parkir bagi setiap kendaraan yang masuk ke komplek yang dijadikan sebagai pergudangan tersebut.

“Kami menolak pengutipan uang parkir yang dilakukan pengelola Komplek MNTC,” ungkap salah seorang warga Komplek MMTC, Lina (50) menolak pengutipan uang parkir.

Dikatakan, dirinya mengaku merasa keberatan terhadap pengutipan uang parkir yang dilakukan PT Deli Metropolitan. Sebab dirinya yang tinggal di Komplek MMTC harus membayar uang parkir setiap masuk ke dalam komplek.

“Kami di sini tak terima dengan sikap pengelola. Bayangkan saja mau masuk ke rumah sendiri harus bayar dan dikutip uang parkir,” ungkap Lina.

Advertisement

Sementara itu, Dina yang juga warga Komplek MMTC, menuturkan tidak ada sosialisasi terhadap pengutipan parkir yang dilakukan pengelola. Bahkan pengutipan parkir terkesan dipaksakan untuk kepentingan pribadi.

“Enggak ada sosialisasinya bang. Kami tidak tahu tiba-tiba pengelola komplek telah memasang portal pengutipan parkir berbasis elektronik,” ucapnya.

Personel Reskrim Polsek Percut Seituan yang mendapatkan informasi adanya ratusan warga Komplek MMTC mengamuk mengenai masalah pengutipan uang parkir langsung turun ke lokasi.

Setibanya di lokasi beberapa personel Polsek Percut Seituan mendatangi dan menenangkan warga. Hal itu untuk mengantisipasi keributan.

“Sudah kita arahkan warga untuk berbicara dengan pengelola mengenai pengutipan uang parkir. Saat ini kondisi di lapangan sudah kembali normal,” jelas Pgs Kapolsek Percut Seituan, Kompol Harry Azhar.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN