Aturan Siskamling Dapat Dimasukkan Dalam Ranperda Kepling

(WOL Photo)
Iklan

MEDAN, WOL – Ketua Komisi A DPRD Medan, Sabar Syamsurya Sitepu, menyebutkan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) bisa dimasukkan dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Lingkungan (Kepling), sehingga Siskamling di Kota Medan Medan mempunyai regulasi dan aturan. Namun, Ranperda Pengangkatan dan Pemberhentian Kepling masih tertunda pengesahannya.

“Aturan tentang Siskamling bisa dimasukkan di dalam Ranperda Pengangkatan dan Pemberhentian Kepling. Jadi, ada aturan yang mewajibkan warga untuk mengikuti kegiatan Siskamling,” ungkapnya, Kamis (13/4).

Menurutnya, kewajiban warga Kota Medan untuk mengikuti Siskamling harus dituangkan dalam sebuah aturan. Agar Siskamling itu benar-benar bisa digalakkan kembali. “Begitu juga dengan Pemerintah Kota (Pemko) Medan, jangan hanya sekadar mengimbau saja agar Siskamling itu digalakkan lagi. Tapi Pemko Medan harus meninjau langsung ke lapangan apakah benar Siskamling itu sudah mulai digalakkan,” ujarnya.

Politisi senior Partai Golkar ini menambahkan, imbauan Pemko Medan itu akan sulit diterapkan bila tidak ada payung hukum yang kuat mewajibkan warga Kota Medan untuk mengikuti Siskamling.

“Makanya, di dalam Ranperda Pengangkatan dan Pemberhentian Kepling ini harus dimasukkan tentang syarat untuk bisa menjadi Kepling. Kepling harus bisa mengaktifkan kembali Siskamling di lingkungannya. Tujuannya agar kejadian pembunuhan satu keluarga seperti di Kelurahan Mabar itu tidak terulang lagi,” sarannya seraya menyebutkan harus ada fakta integritas yang dibuat oleh seorang calon Kepling sebelum diangkat jadi Kepling.

iklan

Sebelumnya Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Iswanda Ramli, mengungkapkan Siskamling tidak hanya dapat difungsikan untuk menjaga keamanan lingkungan, namun juga untuk meningkatkan silaturahmi sesama warga. “Untuk itu, Kepling harus bisa menyadarkan warganya untuk bisa kembali mengaktifkan Siskamling. Karena Siskamling itu bisa menjadi sarana silaturahmi sesama warga,” ungkapnya.

Selain itu, untuk meningkatkan keamanan lingkungan, Nanda sapaan akrabnya ini juga meminta kepada masyarakat untuk saling peduli. Bila ada orang asing yang tak dikenal dan mencurigakan  masuk ke lingkungannya, maka harus diselidiki. “Jangan didiamkan begitu saja. Bila mencurigakan, harus dicari tahu apa keperluannya. Selain itu, sesama warga juga jangan saling cuek. Jangan sampai tetangganya sendiripun tak tahu,” pungkasnya.

Masih dengan topik yang sama, Ketua DPRD Kota Medan, Henry Jhon Hutagalung, meminta agar Ranperda Siskamling segera dibentuk untuk mewajibkan setiap warga Kota Medan mengikuti Siskamling. Dengan Ranperda Siskamling itu, maka kegiatan Siskamling itu bisa diaktifkan kembali.

“Selama ini Siskamling tidak jalan karena tidak ada payung hukumnya. Makanya harus dibuat Perdanya agar ada payung hukumnya,” pungkasnya.(wol/mrz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan