Ribuan Pabetor Geruduk Kantor Wali Kota Desak Bubarkan Go-Jek

WOL Photo/Lihavez

MEDAN, WOL – Ribuan penarik becak bermotor (pabetor) yang tergabung dalam Solidaritas Angkutan Transfortasi Umum (SATU), berunjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Medan, Jalan Raden Saleh, Senin (20/3).

Dalam aksinya, mereka minta Pemerintah Kota Medan untuk menghapus dan menertibkan angkutan berbasis online, yakni Go-Jek, Go-Car, UBER, Grab Car dan Taxi Gelap yang keberadaannya sangat meresahkan. Dimana membuat pendapatan ataupun penghasilan mereka berkurang.

“Keberadaan angkutan berbasis online sudah meresahkan. Keberadaan mereka membuat pendapatan kami sebagai penarik becak bermotor berkurang bahkan tidak ada sama sekali,” terang Johan Merdeka selaku koordinator aksi.

Tidak hanya itu, keberadaan Go-Jek telah bertentangan dengan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan serta Peraturan Pemerintah Nomor 74 tahun 2014 tentang angkutan jalan yang menyatakan ketentuan angkutan umum harus beroda tiga, berbadan hukum dan memiliki penyelenggara angkutan umum.

Disebutkan, satu bulan pasca aksi damai pada tanggal 21 Februari 2017 hingga saat ini belum ada kejelasan baik dari Gubernur Sumatera Utara, Wali Kota Medan, DPRD Sumut, DPRD Kota Medan, Dinas Perhubungan Kota Medan dan Organda, dalam menyikapi membubarkan ataupun menindak tegas angkutan berbasis online yang benar-benar keberadaannya membuat kerugian.

Advertisement

“Padahal pada demo sebulan yang lalu Dinas Perhubungan Sumut sudah mengeluarkan surat edaran tertanggal 27 September 2016 yang ditujukan kepada Go-Jek dan lainnnya agar menghentikan kegiatan. Namun kenyataan hingga saat detik ini, mereka angkutan berbasis online tetap saja masih melakukan aktivitas,” sebutnya.

“Oleh karena itu, dengan ketidakberanian pemerintah kami kembali melakukan unjuk rasa agar angkutan berbasis online segera ditindak dan dihapus keberadaannya karena tidak memiliki izin operasional,” pungkasnya.

Pantauan Waspada Online di lapangan, sebelum melakukan unjuk rasa di Kantor Wali Kota Medan para pabator terlebih dahulu berkumpul di Lapangan Merdeka, Jalan Balai Kota. Hal itu dilakukan untuk menyepakati kalau aksi berjalan tertib dan lancar.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN