Hak Interpelasi Untuk Eldin Sudah Diketahui Pimpinan DPRD Medan

WOL Photo/Muhammad Rizki
Iklan

MEDAN, WOL – Keseriusan anggota DPRD Medan untuk mengajukan hak interpelasi kepada Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, terhadap lemahnya penanganan hutan reklame di Kota Medan patut diacungi jempol.

Pasalnya hingga isu tersebut bergulir, sudah sembilan anggota DPRD Medan bersedia menandatangani berkas tersebut.

Salah seorang pencetus hak interpelasi, Ahmad Arif, mengaku bahwa berkas yang berisikan tanda tangan anggota DPRD Medan sudah di sampaikan ke Ketua DPRD Medan, Henry Jhon Hutagalung. Usai menyerahkan berkas, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini berharap unsur pimpinan di DPRD Medan segera memprosesnya.

“Yang sudah menandatangani hak interpelasi itu saya sendiri (Ahmad Arif, red) dan Zulkarnaen Yusuf (PAN), M Nasir dan Asmui Lubis (PKS), Paul Mei Anton (PDIP), Beston Sinaga (PKPI), Modesta Marpaung (Golkar), Godfried Effendi Lubis (Gerindra) dan Irsal Fikri (PPP),” terangnya, Senin (13/3).

Mengenai hanya segelintir dewan saja yang bersedia menggulirkan hak interpelasi terhadap Eldin, mantan Ketua DPD PAN Kota Medan ini mengaku enggan melakukan lobi politik kepada dewan lainnya. Sebab, katanya, setiap anggota dewan mempunyai pandangan masing-masing terhadap suatu persoalan. “Ini demi perbaikan Kota Medan ke arah yang lebih baik lagi. Dan begitu, Wali Kota Medan semangat untuk bekerja,” imbuhnya seraya menyebutkan bahwa pertumbuhan papan reklame di Medan sudah semakin semrawut.

iklan

Sementara itu Ketua DPRD Medan, Henry Jhon Hutagalung, mengaku siap memroses usulan interpelasi dari 9 dewan tersebut. “Ya, baguslah (kalau sudah dimohonkan). Kita akan proses dan nanti dinomori oleh Sekwan, lalu diberikan ke pimpinan dan kita jadwal paripurna,” ungkapnya.

Politisi PDIP ini tampak mendukung upaya dewan pengusul interpelasi ini. Menurutnya persoalan reklame tak kunjung tuntas sampai hari ini. Namun saat disinggung pimpinan dewan serius menyikapi usulan interpelasi ini, ia belum mau menjawab kemungkinan tersebut. “Kalau itu nanti ditanyakan ke pimpinan dewan yang lain. Tergantung komitmen kawan-kawan yang lain juga, gak mungkin saya sendiri,” katanya.

Berbeda dengan Henry Jhon, unsur pimpinan DPRD Medan lainnya, Ihwan Ritonga, enggan berkomentar mengenai usulan ke sembilan dewan tersebut. “Interpelasi tidak bisa secara pribadi, tapi kelembagaan. Nanti kami bahas pada unsur pimpinan terlebih dahulu,” pungkasnya.(wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan