Massa Tenang, Ini Kata Ketua KIP Aceh Utara

WOL Photo/chairul sya'ban
Iklan

LHOKSUKON, WOL – Tahapan Pemilukada di Aceh khususnya Kabupaten Aceh Utara mulai, Minggu (12/2) telah memasuki masa tenang. Artinya, aktivitas kampanye para pasangan calon kepala daerah dihentikan. Pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) milik pasangan calon maupun partai dihimbau untuk diturunkan.

”Hasil rapat kemarin dan tadi malam dengan Panwaslih, Paslon, Kepolisian dan Satpol PP, kalau APK tidak diturunkan Paslon atau timnya maka akan diturunkan Panwaslih dan Satpol PP mulai hari ini. Sekarang sudah memasuki masa tenang,” ujar Ketua Pokja Kampanye KIP Aceh Utara, Ayi Jufridar saat dikonfirmasi Waspada Online, Senin (13/2).

Sementara ada beberapa poin lainnya dari hasil rapat tersebut sebagaimana dijelaskan dalam berita acara bernomor 13. 3/BA/KIP-AUT/2017 yang ditandatangani Ketua KIP Aceh Utara, Jufri Sulaiman dan Pokja Kampanye, Ayi Jufridar.

Diantaranya, APK yang terpasang diposko dan berdekatan dengan lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam radius kurang dari 200 meter harus ditutup dengan terpal dan atau diturunkan. APK di areal posko yang diperbolehkan hanya dihalaman posko tersebut.

Kemudian, semua APK harus diturunkan dimasa tenang, kecuali di posko yang keberadaannya telah diatur dalam hasil rapat koordinasi di Oproom Kantor Bupati Aceh Utara, 01 November 2016 lalu. Bendera Partai Politik juga dilarang dipasang selain di kantor Partai atau Posko itu sendiri.

iklan

”Akun media sosial paslon harus ditutup paling lambat hari ini, kemudian mobil yang menggunakan simbol paslon agar kiranya dicabut,” tukas Ayi.(wol/chai/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan