DPRD Medan Sahkan Perda Penyertaan Modal Bank Sumut

WOL Photo/muhammad rizki
Iklan

MEDAN, WOL – DPRD Medan bersama Pemko Medan mensahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Penyertaan Modal Pemko Medan pada PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara (PT Bank Sumut) menjadi Perda. Pengesahan ini dilakukan lewat rapat paripurna di gedung DPRD Medan setelah 9 Fraksi DPRD Medan menyetujui ditetapkan menjadi Perda, Selasa (14/2).

Pengesahan melalui penandatanganan dilakukan Ketua DPRD Medan, Henry Jhon Hutagalung, didampingi Wakil Ketua Iswanda Ramli dan Ihwan Ritonga, bersama Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin.

Perda yang disahkan setelah pembahasan matang anggota DPRD Medan yang tergabung di panitia khusus (Pansus). Pansus yang dipimpin anggota DPRD Medan Fraksi PDIP, Boydo HK Panjaitan, menyampakan sejumlah rekomendasi untuk dipedomani Pemko Medan.

Dikatakan Boydo, rekomendasi atau inisiatif DPRD Medan ke Pemko Medan diharapkan agar segera membentuk Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dalam bentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau bentuk lainnya.

Boydo juga mendorong agar Pemko Medan segera mengambil dan menggunakan CSR dari Bank Sumut terhadap Pemko Medan. Rekomendasi lain juga disebutkan agar penyertaan modal Pemko Medan untuk lima tahun kedepan mulai tahun 2017 hingga 2021 ditetapkan sebesar Rp50 miliar.

iklan

Sementara itu juru bicara Fraksi Gerindra DPRD Medan, Surianto, menilai bahwa pasca disetujuinya penyertaan modal ini, Bank Sumut harus meningkatkan pelayanan terhadap nasabah khususnya Pemko Medan yang memiliki single account di bank tersebut.

Tidak hanya itu, Bank Sumut juga harus mengeluarkan dana CSR untuk kepentingan masyarakat dalam hal penyediaan infrastruktur bagi masyarakat. Bank Sumut juga harus meningkatkan produktivitas usaha agar terjadi peningkatan laba yang berdampak pada kenaikan deviden kepada Pemko Medan.

“Fraksi Gerindra juga mendorong terciptanya lapangan pekerjaan untuk mengurangi pengangguran. Kami menilai, dana CSR Bank Sumut masih tertahan. Oleh karena itu, kami juga meminta OJK lebih berperan mendorong Bank Sumut melakukan program CSR,” ucapnya.

Terkait rencana penambahan penyertaan modal sebesar Rp50 miliar, juru bicara Fraksi PDIP DPRD Medan, Hj Umi Kalsum, mengusulkan agar dapat dianalisa secara cermat dan seksama sehingga tidak menimbulkan defisit anggaran. “Fraksi PDIP lebih setuju bila penambahan penyertaan modal Pemko Medan kepada Bank Sumut harus sesuai peningkatan PAD setiap tahunnya,” sebutnya.

Menanggapi hal itu Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, mengatakan dengan dilakukannya penyertaan modal ini untuk memperkuat struktur permodalan  perusahaan daerah guna mendorong pertumbuhan perekonomian daerah.

“Diharapkan dapat meningkatkan kinerja perusahaan daerah dan dividen meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Selain itu dipastikan akan mendorong terciptanya lapangan kerja serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” pungkasnya.(wol/mrz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan