Waspadai Daging Non Halal di Pasar Tradisional

WOL Photo

MEDAN, WOL – Direktur Utama Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan (Dirut PD RPH), Isfan Fachruddin, mengaku tidak menjamin bahwa daging yang beredar di pasar tradisional adalah halal. Pasalnya, banyak penjual daging mengambil daging tersebut dari RPH liar yang ada di pinggiran Kota Medan.

“80 persen daging yang dijual di pasar tradisional itu tidak melalui RPH pemotongan hewannya. Jadi bagaimana kami menjamin kalau daging itu halal,” ujarnya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi C DPRD Medan, Senin (23/1).

Lebih lanjut diterangkan Isfan, pihaknya menjamin RPH ilegal yang beroperasi di pinggiran Kota Medan merupakan pemasok daging diduga non halal yang beredar di pasar tradisional.

Sementara itu, Direktur Operasional PD RPH, Manaon Nasution, menilai bahwa hal ini terjadi karena masih belum ada kekuatan yang mengikat mengenai pemotongan hewan di Medan.

“Selama ini pemotongan hanya bersifat anjuran. Tidak ada sanksi untuk itu (tidak potong daging di RPH),” ketusnya.

Advertisement

Oleh karenanya, RPH meminta DPRD Medan untuk memberikan sanksi yang terukur dalam Perda PD RPH. “Kami meminta bantuan hukumlah kepada DPRD. Harus dipertegas lagi Perda dan sanksinya,” pungkasnya di hadapan seluruh anggota Komisi C DPRD Medan.(wol/mrz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN