Pelaku Begal Tewaskan Korbannya Ngaku Butuh Uang Main Warnet

Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Daniel Marunduri SH SIK, didampingi Kanit Reskrim Iptu Nur Istiono SIK SH, Panit I Reskrim Iptu Philip A Purba SH dan Panit II Reskrim Iptu Martua Manik SH MH, mengapit tersangka begal. (WOL. Photo/gacok)

MEDAN, WOL – Pelaku begal yang korbannya tewas menjalani perawatan di RS Imelda Medan, mengakui melakukan aksinya karena butuh uang untuk main di warnet.

“Aku bersama temanku AHN yang masih dikejar polisi membegal ibu itu. Kami sama-sama suka main warnet dan makan, tidak main judi dan narkoba,” tutur tersangka inisial MI alias U (16) kepada Waspada Online, Selasa (17/1).

Menurut tersangka yang masih berstatus pelajar ini, tidak tahu kalau korbannya tewas setelah terjadi tarik-tarikan tas dan ketika itu korban terjatuh dari betor. Kejadian ini, aku mohon maaf dan turut berduka cita kepada pihak keluarga korban. Perbuatan ini adalah terakhir dan untuk selama-lamanya.

Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Daniel Marunduri SH SIK MH, kepada Waspada Online menjelaskan peristiwa itu terjadi pada 5 Januari 2017 dan berawal korban Sampir (58) Jalan Selotong, Desa Selotong, Kecamatan Sicanggang, Kabupaten Langkat, naik becak bermotor dari Jalan Denai Medan mau menuju ke stasiun Termimal Pinang Baris Jalan TB. Simatupang Medan.

Korban rencana mau pulang ke rumahnya di Sicanggang. Setiba di Jalan Gatot Subroto Km 7 depan SPBU Rajawali dekat Kantor Departemen Agama, Sumatera Utara, tiba-tiba tasnya dirampok dua begal mengenderai sepeda motor Honda Beat.

Advertisement

Tarik-tarikanpun terjadi, akibat hentapan cukup keras korbanpun terjatuh dari becak dan hingga kepala terbentur ke aspal. Setelah tas sandang warna coklat berisikan dompet warna abu-abu serta uang Rp200.000 dikuasai pelaku dengan gerak cepat kabur dengan tancap gas ke arah Jalan Binjai.

Tanpa buang waktu Kapolsek menurunkan Tim Anti Begal dipimpin Kanit Reskrim, Iptu Nur Istiono SH MH dibantu Panit II Reskrim Iptu Philip A Purba SH dan Panit II Reskrim Iptu Martua Manik SH MH, melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.

Berkat kerja keras petugas di lapangan, personelnya berhasil menangkap tersangka MI alias U di Jalan Gatot Subroto, Medan Helvetia. Sementara satu pelaku lagi AHN kini masih dikejar bahkan sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).(wol/gacok/data1)

Editor: SASTROY BANGUN