Kereta Api Tabrak Mobil, 4 Kuli Bangunan Nyaris Tewas

Kereta api pengangkut menumpang menabrak mobil, empat penumpang mobil alami luka-luka, Jumat (13/1). (WOL Photo/Gacok)

MEDAN, WOL – Karena tak ada palang, kereta api menabrak sebuah mobil di lintasan jalur kreta api Jalan Pantai Timur, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Jumat (13/1).

Dalam peristiwa itu, mobil minibus jenis Terios warna putih nomor polisi BK 1702 CY, ringsek dan rusak parah hingga ban depanm mobil copot. Sedangkan empat penumpang di dalam mobil tersebut yang berprofesi sebagai kuli bangunan, yakni; Herianto (49) penduduk Jalan  Klambir V, Misno (50) penduduk Jalan Marelan  Psr IV, Syarifuddin (61) penduduk Hamparan Perak dan Suhendra (41) penduduk Jalan Klambir V menderita luka.

Namun, keempat penumpang tersebut hanya mengalami luka ringan. Kemudian, korban bersama mobil yang ditumpangi korban pun diboyong petugas Sat Lantas Polsek Medan Helvetia yang turun ke lokasi.

Menurut informasi yang diperoleh Waspada Online di lokasi kejadian, awalnya keempat kuli bangunan ini melaju dari Jalan Klambir V guna menuju kawasan Sunggal untuk bekerja. Namun saat melintas di Jalan Pantai Timur, Herianto yang menjadi sopir tak mengetahui adanya kereta api yang melintas.

“Perlintasannya gak ada palangnya bang. Saat kami melintas, kereta apinya pun gak ada membunyikan klakson. Tiba-tiba sudah dekat, kereta api menabrak bagian depan mobil kami,” jelas Herianto sambil meringis kesakitan.

Advertisement

Kereta api datang dari Binjai menuju stasiun Besar Medan. “Kami ditolong warga setempat bang,” tutur lagi.

Kanit Lantas Polsek Helvetia, AKP Alpen Silalahi mengaku jika pihaknya masih melakukan pendataan dan memeriksa saksi. “Barang bukti sudah kita boyong ke Mako. Kini masih kita dalami,” tuturnya.

Sementara itu, warga mengatakan kejadian itu sudah empat kali terjadi, hingga kini pihak yang berwenang belum ada yang memasang palangnya. “Kejadian seperti ini sudah biasa bagi kami, tapi siapa yang bertanggungjawab. Selain palang, petugas yang jaga juga tidak ada,” pungkap warga. (wol/gacok/data2)

Editor: Agus Utama