Kampanye Dialogis Paslon Bupati Aceh Utara Batal

WOL Photo/chairul sy'aban

LHOKSUKON, WOL – Kampanye dialogis pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Utara Nomor Urut dua atas nama Ir. Muhammad Nasir dan Ir. H. Muttaqin MM terpaksa dibatalkan. Sebab, pihak PT. Perkebunan Nusantara 1 (Persero) tidak mengizinkan asetnya berupa lapangan bola kaki digunakan untuk acara tersebut di Dusun Cot Girek Lama Desa Cot Girek, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara.

Tim Pemenangan Paslon itu sebelumnya berencana menggelar acara dilokasi tersebut, Kamis (19/01). Dalam pantauan Waspada Online, kedua belah pihak antara pihak PTPN 1 dengan salah satu tim pemenangan, H. Muhammad sempat menggelar musyawarah membahas persoalan tersebut, bahkan alot.

Tim Pemenangan dalam hal ini tetap ngotot agar acara dilanjutkan, dan siap mengganti kerugian apabila terjadinya kerusakan fasilitas atau aset PTPN 1 yang digunakan untuk kampanye tersebut. Namun tetap saja pihak PTPN 1 bersikap tegas dan tidak mengizinkan untuk digelar acara di lapangan bola kaki milik perusahaan BUMN.

“Kami tetap tidak mengizinkan lapangan tersebut digunakan sebagai acara kampanye paslon yang bersangkutan. Bahkan sudah jelas dalam surat yang kami terima dari Direksi Pusat, bahwa aset BUMN tidak boleh digunakan sebagai tempat yang keterlibatan Pemilukada,” demikian ujar Manager PTPN 1 Cot Girek, Ir. Ridwan.

Dirinya mengaku sempat dihubungi seseorang yang tidak dikenalinya yang disebut-sebut dekat dengan orang nomor satu di RI. Seseorang memintanya agar PTPN segera mengizinkan lahannya digunakan sebagai tempat kampanye dialogis nomor urut dua, jika tidak maka jabatan sebagai Manager bisa-bisa dicopot.

Advertisement

“Saya dihubungi seseorang yang ngotot agar acara kampanye diizinkan ditempat lahan kami, bahkan orang yang tidak saya kenal entah siapa dia mengaku sedang di Jakarta bersama Pak Presiden Jokowi, jika tidak maka bisa-bisa jabatannya dicopot. Saya tidak takut, karena larangan ini bukan pribadi saya, melainkan Direksi langsung dari Pusat,” tegas Ridwan.

Sementara H. Muhammad terus memohon agar pihak PTPN mengizinkan acara tersebut digelar. Bahkan pihaknya siap untuk mengganti rugi jika salah satu aset yang digunakan rusak, tapi tetap saja ditolak pihak PTPN. “Harus kemana lagi kami akan gelar acara ini, bukan lima orang yang hadir, bahkan turut datang Ketua Fraksi PDIP,” ucap Muhammad meminta.

Tak sampai disitu, kedua belah pihak kemudian bermusyawarah dengan Kapolres Aceh Utara, AKBP Ir Untung Sangaji di ruang kerjanya Mapolres setempat, bahkan turut dihadiri Calon Bupati Aceh Utara yang bersangkutan yakni Ir. Muhammad Nasir. Dalam musyawarah itu juga berlangsung dengan alot, hingga akhirnya kampanye dialogis pun batal digelar.

Amatan Waspada Online, dilokasi yang direncanakan acara kampanye paslon nomor urut dua ini hingga sore hanya diramaikan oleh masyarakat setempat yang menikmati kue gratis sambil menyaksikan tradisi kuda kepang. Awalnya kuda kepang direncanakan akan meramaikan kampanye dialogis itu, namun kampanye batal dan kuda kepang hanya berlangsung sederhana untuk masyarakat.

Sebelumnya pasangan calon nomor urut dua ini dijadwalkan kampanye terbuka di lokasi yang telah ditentukan oleh pihak Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Utara. Namun, Calon Wakil Bupati Aceh Utara nomor urut dua, Ir. H. Muttaqin mengaku tidak efektif, sehingga batal dan lalu menggelar ditempat berbeda yakni di Cot Girek, itupun batal.(wol/chai/data2)

Editor: SASTROY BANGUN