Erry No Comment Soal Kasus Wagubsu

WOL Photo/Ucok Ridin

MEDAN, WOL – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Tengku Erry Nuradi tidak mau komentar terkait adanya sengketa hukum pemilihan Wakil Gubernur Sumut (Wagubsu) sisa masa jabatan 2013-2019 yang telah diparipurnakan oleh DPRD Sumut pada 24 Oktober 2019 lalu.

“Saya no comment kalau itu, karena itu bukan bidang saya,” ujar Erry saat ditanya Waspada Online di Kantor Gubsu baru-baru ini

Sebelumnya Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri (Kapuspen Kemendagri) Dodi Riyatmadji, mengatakan kasus sengketa hukum terkait pemilihan Wagubsu sudah disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) ke Presiden RI Joko Widodo.

“Soal itu, sudah disampaikan Mendagri ke Presiden, kami masih menunggu tanggapan presiden,” ujar Dodi.

Sementaraa itu Ketua PKNU Sumut Ikhyar Velayati Harahap, membenarkan putusan PTUN yang memenangkan gugatan partainya soal pemilihan Wagubsu telah sampai ke kantor kepresidenan.

Advertisement

“Saya sudah cek ke sana (kantor kepresidenan), saat ini surat itu sudah di sana, kita belum tahu apakah surat itu sudah dilihat presiden atau belum,” ujar Ikhyar, kepada Waspada Online Minggu (12/1).

Lanjut Ikhyar, kalau nantinya presiden mengelurkan keputusan untuk melantik Wagubsu, pihaknya juga akan menggugat keputusan presiden itu.

“Kabarnya presiden akan mengeluarkan keputusan pelantikan, kalau seperti itu, kita juga akan gugat keputusan presiden itu, “ujar Ikhyar.

Separti informasi yang dihimpun Waspada Online Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, mengabulkan gugatan PKNU salah satu partai pengusung calon Gubsu dan Wagubsu melawan Menteri Dalam Negeri Direktorat Jenderal Otonomi Daerah. Dalam putusannya, pengadilan memerintahkan dilakukannya pemilihan ulang terhadap Wagub Sumut.

Putusan PTUN Jakarta dituangkan dalam Surat Pemberitahuan Amar Putusan No W2TUN.1.3556/HK.06/XII/2016. Putusan itu ditandatangani Panitera Pengganti PTUN Jakarta Pardomuan Silalahi SH.

Sebelumnya, DPRD Sumut menyelenggarakan Rapat  Paripurna pemilihan pemilihan Wagubsu sisa masa jabatan 2013-2018, Senin (24/10/ 2016), dengan calon HM Idris Lutfi yang diusulkan PKS dan Brigjen TNI (Purn) Nurhajizah Marpaung yang dicalonkan Partai Hanura.

Dalam pemilihan tersebut, Nurhajizah Marpaung dinyatakan sebagai pemenang setelah meraih 68 suara dari 88 anggota DPRD Sumut yang hadir.(wol/rdn/data2)