Pangdam: Kebhinekaan Tidak Boleh Diganggu, NKRI Harga Mati

WOL Photo/Ega Ibra

MEDAN, WOL – Ribuan pelajar dari berbagai daerah di Sumatera Utara mengikuti pawai Budaya Bhinneka Tunggal Ika di Lapangan Benteng, Jalan Kejaksaan, Rabu (30/11).

Dalam acara itu, turut dihadiri Gubernur Sumatera Utara HT Erry Nuradi, Kapolda Sumut Irjend Pol Rycko Amelza Dahniel, Pangdam I/BB Mayjend TNI Lodewyk Pusung, Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Dandim 0201/BS Kolonel Inf Maulana Ridwan, FKPPI, dan penjabat lainnya.

Selain itu, para undangan yang menghadiri kegiatan Nusantara Bersatu yang serentak dilakukan di seluruh wilayah di Indonesia itu wajib mengenakan ikat kepala Bendera Merah Putih.

Bahkan, dalam acara tersebut masing-masing perwakilan menampilkan budaya dari etnis dan suku di Sumut dan budaya yang ada di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua dengan mengenakan pakaian adat.

Tak hanya di Lapangan Benteng, atribut kebhinekaan juga turut dipajang di puncak bangunan gedung Hotel Aryaduta bertuliskan Nusantara Bersatu, Indonesia Ku, Indonesia Mu.

Advertisement

Pangdam I/BB, Mayjend TNI Lodewyk Pusung, mengapresiasi acara ini dan menegaskan bahwa kebhinekaan tidak boleh diganggu. “Saya apresiasi acara ini. Kebhinekaan Indonesia tidak boleh diganggu, NKRI harga mati,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua FKPPI Sumut, Kharuddin Syah, menyebutkan pihaknya berinisiatif membuat acara ini untuk menegaskan bahwa keutuhan Indonesia adalah harga mati. “Indonesia harus selalu utuh, saya undang seluruh jajaran untuk mengkampanyekan kebhinnekaan,” pungkasnya.

Pantauan Waspada Online di lapangan, acara budaya Bhinneka Tunggal Ika yang diselenggarakan berjalan cukup meriah. Beberapa kendaraan milik TNI dan Polri menjadi prioritas para pelajar karena dapat menaiki kendaraan taktis yang digunakan khusus bagi prajurit-prajurit.

Bahkan di sela-sela acara oleh petugas para pelajar diajak untuk berkeliling Kota Medan dengan kendaraan tersebut melintasi beberapa ruas jalan yang telah diatur personel Satlantas Polrestabes Medan.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN