Begini Cara Melihat Supermoon Langka Malam Nanti

foto: istimewa

WOL – Hari ini fenomena supermoon langka akan menghiasi langit dunia. Hal ini terjadi karena satelit bumi ini mengorbit lebih dekat dibandingkan 70 tahun lalu.

Bulan purnama akan muncul pada ukuran terbesar dan paling terang sejak Januari 1948. Hal ini terjadi karena bulan mengorbit bumi dalam bentuk orbit elips sehingga posisinya lebih dekat dengan planet kita dari biasanya.

Jarak rata-rata bumi dan bulan sendiri biasanya sekitar 384.400 kilometer. Namun, hari ini jaraknya diperkirakan lebih dekat menjadi 356.500 kilometer.

Dikenal sebagai “Beaver Moon” atau “Frost Moon”, bulan super atau supermoon akan menimbulkan pasang yang lebih tinggi dari normal.

“Bulan purnama di 14 November menjadi yang terdekat di abad 21. Bulan purnama tidak akan sedekat seperti ini hingga 25 November 2034,” ujar NASA dalam keterangan tertulisnya.

Advertisement

Tapi, bagaimana cara terbaik untuk melihatnya?

Cobalah pergi ke tempat gelap yang jauh dari cahaya seperti lampu atau pergi ke desa, sekaligus berlibur, agar supermoon bisa lebih maksimal dilihat.

Para fotografer disarankan mengunduh aplikasi dan peta untuk melacak perubahan bulan agar mendapatkan waktu terbaik mengambil gambar.

Coba dan lihat bulan saat mendekati cakrawala karena kondisi ini dapat menciptakan ilusi optik yang akan membuat bulan terlihat lebih besar dan lebih spektakuler, seperti dikutip dari laman The Independent. (antara/sari/data2)