Sengketa Lahan, Waduk Kreuto Yang Diresmikan Jokowi Selesai 2021

WOL Photo/Chairul Sya'ban
Iklan

LHOKSUKON, WOL – Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Dedy Agus Purwanto SH, mengatakan manfaat pentingnya pembangunan Waduk Krueng Kreuto di Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara dapat mengatasi bencana banjir. Selain itu dapat mengairi persawahan, mendukung air bersih,  pengadaan listrik dengan PLTA untuk masyarakat dan sebagai sarana rekreasi masyarakat lokal karena bernuansa danau.

Hal ini disampaikannya kepada perwakilan masyarakat sekitar Waduk saat meninjau lahan pembangunan waduk Krueng Kreuto tersebut, Minggu (30/10). Ia juga menyampaikan bahwa direncanakan Tim Penyelesaian masalah tanah akan meninjau lahan waduk yang kini masih dalam sengketa.

Dalam peninjauan itu, Danrem turut didampingi Dandim 0103/Aut Letkol Inf Eka Oktavian Wahyu Cahyono, Danramil 10/TNL Kapten Inf Jailani, Danramil 21/PBK Kapten Inf Marzuki, Perwakilan PT. Brantas Jokomen, Camat Tanah Luas Ir. Mawardi, Keuchik Desa Plu Pakam Ridwan, Tuha Peut Ds. Plu Pakam Salam, Mukim Desa Plu Pakam Usman, dan sejumlah masyarakat Desa Plu Pakam penggarap lahan tersebut.

“Maka untuk itu, saya meminta dan mengharapkan kepada masyarakat agar kooperatif dan mendukung kegiatan tersebut, memberikan pandangan dan alternatif solution terkait penyelesaian masalah lahan ini. Saya menghimbau kepada masyarakat, bahwa jangan sampai kita semua terprovokasi oleh pihak ketiga yang memperkeruh keadaan,” ujarnya berharap.

Sementara itu, Perwakilan PT. Brantas, Joko yang mewakili kontraktor pembangunan Waduk Krueng Kreuto mengatakan, seharusnya proyek waduk dapat diselesaikan ditahun 2019. Namun karena terkendala masalah lahan yang belum diselesaikan oleh Pemerintah Provinsi Aceh, kemungkinan besar waduk selesai pada tahun 2021.

iklan

“Seharusnya tahun 2019 ini proyek waduk selesai dikerjakan, akan tetapi kendala pada sengketa lahan yang sudah empat bulan ini kami menunggu dari Pemerintah Aceh maka kemungkinan akan tertunda proyeknya, dan bisa jadi selesai pada 2021 mendatang,” ucapnya. (wol/chai/data1)

Editor: Agus Utama

Iklan