“Pejabat Paling Riskan Tertipu Aksi Penipuan Berbau Mistik”

Ilustrasi ASN
Iklan
agregasi
agregasi

 

JAKARTA – Penggandaan uang yang dilakukan Dimas Kanjeng Taat Pribadi belakangan menjadi sorotan, banyaknya korban dari aksi Dimas Kanjeng membuat kasus ini menjadi sebuah fenomena.

Pengamat Sosiolog Musni Umar menyatakan, aksi penipuan tersebut tak akan mengenal latar belakang seseorang. Hal itu terbukti dari korban Kanjeng Dimas yang datang dari berbagai kalangan.

Namun, Umar meyakini yang paling sering menjadi korban kebohongan pengganda uang adalah para penjabat. Hal tersebut seiring dengan munculnya banyak asumsi yang menyebut para pejabat akan melakukan segala cara untuk mendapatkan hal yang ia inginkan.

“Biasanya sih, korban-korban yang mudah percaya dan tergiur ya para elit negara seperti pejabat,” ungkap Umar kepada Okezone saat dihubungi melalui sambungan telefon Senin (10/10/2016).

iklan

“Para pejabat biasanya sering percaya seperti itu, kenapa percaya? Karena budaya kita itu sudah dikenal dengan kebudayaan mistik,” ungkapnya.

Iklan