Fenomena Kanjeng Taat, Mensos: Negara Punya Lembaga Pencetak Uang

Khofifah Indar Parawansa (foto: Ist)
Iklan
agregasi
agregasi

 

SURABAYA – Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI), Khofifah Indar Parawansa meminta agar fenomena penggandaan uang oleh Dimas Kanjeng Taat Pribadi ditelaah lebih dalam.

“Ini adalah fenomena menurut saya yang harus dilakukan telaah, dianilis gitu supaya mengetahui yang Rp200 miliar mau digandakan berapa lagi,” ungkap Khofifah di Surabaya, Senin (24/10/2016).

Sebab, menurut Khofifah, fenomena penggandaan uang tersebut menjadi magnet yang luar biasa, terutama bagi kalangan terpelajar, seperti pendidik, aparat hingga pegawai negeri sipil.

“Saya yakin mereka tahu bahwa semua negara itu ada lembaga yang diberi otoritas untuk mencetak uang, seberapa banyak uang dicetak dan itu akan mempengaruhi ekonomi makro semua negara,” imbuhnya.

iklan

Bahkan untuk menunjukkan bahwa fenomena tersebut mustahil adanya, Khofifah sempat bertanya kepada warga sangat miskin apakah mau menggandakan uang bantuan Program Keluarga Harapan atau tidak.

“Mereka tidak ada yang punya keinginan uangnya digandakan. Artinya, mereka tahu bahwa itu adalah sesuatu yang mustahil,” tegasnya.

Iklan