Pelaku Bom Medan Dibawa ke Jakarta untuk Permudah Penyelidikan

Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan (Foto: Ilustrasi)
agregasi
agregasi

 

JAKARTA – Tersangka pelaku teror bom di Gereja Katolik St Santo Yosef Medan, IAH (17), dibawa oleh Tim Densus 88 Antiteror ke Jakarta. Pemindahan penahanan IAH ke Jakarta dilakukan untuk memperdalam proses penyidikan.

“Kan penyidikannya ditangani Densus 88, semua yang ditangani Densus ditempatkan di Jakarta. Jadi bukan ditahan di rutan yang ada di daerah, semuanya ditarik ke Jakarta,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar, di Gedung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Rabu (7/9/2016).

Mantan Kapolda Banten ini menjelaskan, pemindahan IAH ke Jakarta supaya penyidik Densus 88 lebih mudah melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan. “Lebih memudahkan pemeriksaannya kalau dia ada di sini. Nanti kalau dia ada di Medan pemeriksaan tambahan mesti ke Medan, kan jadi tidak efektif, sementara Densus kantor pusatnya di Jakarta,” ujarnya.

Boy menambahkan, IAH saat ini telah berada di Jakarta. Namun, ia tak menyebutkan secara jelas di mana IAH ditahan di Jakarta.

Advertisement

Sebelumnya, IAH berencana meledakkan bom ke Gereja Katolik di Medan. Lantaran gagal, dia lantas menyerang pastor yang ada di gereja, Minggu 28 Agustus 2016. Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap IAH, ia mengaku diiming-imingi uang oleh orang lain untuk melakukan penyerangan tersebut.