DPRD Minta Inspektorat Awasi Proyek Fisik di SKPD

Wakil Ketua DPRD Medan, Ihwan Ritonga (WOL Photo/M Rizki)

MEDAN, WOL – Wakil Ketua DPRD Medan, Ihwan Ritonga, mendesak Inspektorat Pemko Medan agar tidak melakukan pengawasan pada penggunaan anggaran di bagian keuangan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Masih ada yang lebih penting untuk diawasi, seperti proyek pengerjaan fisik jalan, drainase, jembatan dan lainnya.

Dikatakan, pekerjaan fisik yang dilakukan Pemko Medan melalui Dinas Bina Marga tidak memberikan kualitas yang baik, sehingga masyarakat tidak lama merasakan manfaatnya. Contohnya seperti di kawasan Jalan Menteng Raya. Dimana pada 2015 lalu pekerjaan itu dilakukan namun kondisinya sudah rusak lagi.

“Buat apa kita kerjakan jalan itu panjang-panjang, tetapi tidak sampai 1 tahun sudah hancur. Di Jalan Menteng VIII, Kecamatan Medan Denai itu sudah ditambal pada tahun lalu, tapi gak sampai setahun sudah hancur lagi. Ini harusnya mendapat perhatian serius Wali Kota melalui jajaran terkait,” sindirnya, Rabu (21/9).

Jelang akhir penggunaan anggaran, Pemko Medan terkesan terburu-buru dalam hal pembangunan. Hal itu terlihat dari selesainya proses tender awal September kemarin. Dinas terkait harus diwanti-wanti agar pekerjaan yang dilakukan benar-benar berkualitas. Apalagi memasuki musin penghujan saat ini, dikhawatirkan menjadi penghambat pekerjaan itu sendiri.

“Fenomena alam ini sepertinya kurang dipahami Pemko Medan. Di mana jelang akhir tahun sering terjadi hujan. Tentu saja pekerjaan akan menjadi kurang baik, lantaran kondisi jalan setelah diaspal lalu digilas kenderaan yang lewat. Kalau sudah begini tentu pemborong juga yang rugi,” jelasnya.

Advertisement

Politisi Gerindra ini juga sangat menyayangkan keterlambatan proses tender pekerjaan fisik di Dinas Bina Marga dan Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) pada tahun anggaran 2016 ini. Padahal sudah ada instruksi presiden agar pemda mempercepat pembangunan, dengan melaksanakan tender atau lelang proyek lebih cepat. Tetapi sayang, kondisi ini tidak disahuti dengan baik oleh Pemko Medan.

“Di Kabupaten/Kota lainnya justru sudah hampir selesai pekerjaan, seperti di Labuhanbatu Selatan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, pernah menyatakan agar dinas terkait menyegerakan tender. Semakin cepatnya pembangunan terlaksana, makan akan semakin cepat pula masyarakat merasakan manfaat dari pembangunan. “Pelan-pelan kami akan benahi Kota Medan ini. Beri kami kesempatan karena segala sesuatunya butuh proses,” ucapnya pada berita sebelumnya.

Dalam beberapa kali pemberitaan yang muncul di Waspada Online, Pemko Medan tengah berupaya mewujudkan janji dalam menyejahterakan masyarakat. Seperti normalisasi Sungai Bederah yang ada di Kecamatan Medan Helvetia, pengorekan drainase di titik rawan genangan air dan pembentonan drainase di sejumlah tempat.(wol/mrz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN