Dituduh Membunuh, Bagong Gorok Tunangan Mantan Pacar

WOL Photo

MEDAN, WOL – M Aditya Prasetyo alias Bagong (28) warga Jalan Jamin Ginting, Gang Dame, Desa Baru, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang, dibekuk petugas Polsek Delitua, karena menganiaya mantan pacar gelapnya pakai pisau cutter.

Akibatnya, korban Juli (17) mengalami luka sabetan di jari kirinya dan tunangannya, Zunaidi (30) mengalami luka di bagian leher dan mulut lantaran digorok tersangka.

Kapolresta Medan, Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto, mengatakan tersangka nekat melakukan aksi penganiayaan itu karena merasa dendam terhadap korban Juli. Pasalnya, tersangka mendapat SMS dari Juli  yang isinya seperti menuduh kalau tersangka Bagong penyebab kematian orang tua Juli.

“Karena tak senang dengan tuduhan itu, tersangka pun kemudian mengajak seorang temannya berinisial TD menuju rumah Juli. Lalu, tersangka  memberikan uang Rp70 ribu kepada TD sebagai imbalan, sekaligus menyuruh untuk membeli pisau cutter,” ujar Mardiaz kepada wartawan, Sabtu (10/9).

Aksi pun dilancarkan, tersangka kemudian mendatangi kedua korban di Jalan Bunga Turi Kelurahan Sidomulyo Kecamatan Medan Tuntungan, Minggu (4/9) malam. Tersangka bersama temannya lantas membantai kedua korban. Aksi pembunuhan tersangka gagal setelah Juli melakukan perlawanan.

Advertisement

Polisi yang menerima laporan ini lalu melakukan penyelidikan mendalam dan membekuk tersangka di kediamannya. “Tak lama kemudian, tersangka Bagong berhasil ditangkap, sedangkan TD masih diburon,” tandas Mardiaz.

Mardiaz menambahkan, sebelumnya kejadian tersebut diduga merupakan aksi perampokan (begal). Namun, setelah ditelusuri dan pengungkapan dari pengakuan si tersangka, akhirnya diketahui kalau kejadian itu bukan aksi begal melainkan percobaan pembunuhan.

Dari pengakuan tersangka juga, ternyata antara tersangka dengan Juli sempat menjalin hubungan gelap selama 4 bulan. Dan kemungkinan orang tua korban yang belakangan mengetahui hubungan mereka tidak merestui, karena tersangka sudah memiliki isteri.

Terkait kasus ini, tersangka Bagong dijerat dengan pasal 338  jo 53 KUHP, jo pasal 170 ayat (2) ke 2 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. Sementara itu, ketika diwawancarai wartawan, Bagong mengaku, dirinya dendam dengan Juli karena dituduh membunuh orang tua Juli.

“Aku dendam sama dia (Juli), karena  aku dituduh membunuh orang tuanya menggunakan ilmu hitam. Makanya, aku nekat menganiaya dia,” ucap Bagong.(wol/lvz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN