Punya Simpanan Dana APBD di Bank, Medan Peringkat 1

Ilustrasi: (Foto: Okezone)
Iklan

MEDAN, WOL – Pemerintah pusat mengklaim bahwa Kota Medan menduduki peringkat pertama, kota yang memiliki simpanan dana APBD di Bank pemerintah terbanyak di Indonesia, yakni Rp2,27 triliun. Banyaknya jumlah dana yang tersimpan, disinyalir karena minimnya serapan anggaran di ibukota Provinsi Sumatera Utara tersebut.

Namun pernyataan pemerintah pusat ini dibantah oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Pemko Medan, Irwan Ritonga.

“Kalau serapan anggaran minim iya, namun anggaran yang terparkir tidak segitu. Seingat saya per Mei itu ada sekitar Rp1,6 triliun,” jelasnya, Kamis (4/8) sore.

Lebih lanjut Irwan menjelaskan, banyaknya dana di Pemko Medan pada saat bulan Mei, dikarenakan masih belum dibayarnya dana sertifikasi guru. “Waktu itu memang ada dana sertifikasi guru yang belum dibayar. Nah, kalau sekarang posisinya tidak segitu lagi, mungkin sekitar satu triliun lagi lah,” sambungnya meyakini akan lakukan kroscek ulang.

Sementara itu, Ketua DPRD Medan, Henry Jhon Hutagalung, meminta Pemko Medan segera merealisasikan anggaran tersebut sehingga Pembangunan bisa berkelanjutan.

iklan

Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan, pihaknya akan mempertanyakan kenapa Pemko Medan begitu sedikit merealisasikan anggarannya.

Terkait persoalan ini, Henry Jhon juga menilai kemungkinan Pemko Medan takut merealisasikan anggaran karena banyaknya persoalan terkait masalah hukum.

“Kita juga akan tanya nanti, apa karena terkait banyaknya masalah hukum sehingga mereka enggan merealisasikan anggaran. Initinya ada ketakutan mereka kalau realisai anggaran ujung ujungnya bermasalah dengan hukum,” ucapnya.

Seperti di kutip dari laman Sekretaris Kabinet, Presiden Jokowi menjelaskan secara rinci provinsi dan kabupaten/kota mana saja yang memiliki simpanan dana APBD terbesar di bank.

Orang nomor satu di Indonesia yang di usung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini juga sudah memperingati para kepala daerah, agar segera merealisasikan anggarannya. Atau pemerintah pusat akan menerbitkan surat utang kepada daerah-daerah yang masih belum juga menyerap anggaran tersebut.

Sekedar menjadi ingatan, untuk tingkat kota menurut Presiden, Kota Medan memiliki simpanan dana APBD sebesar Rp2,27 triliun. Di susul Surabaya Rp1,85 triliun, Tangerang Rp1,63 triliun, Cimahi Rp1,52 triliun, Depok1,31 triliun, Semarang Rp1,13 triliun, Magelang Rp1,1 triliun, Tangerang Selatan Rp1,03 triliun, Serang Rp948 miliar dan Mojokerto Rp917 miliar.

Sementara untuk tingkat kabupaten, dana simpanan tertinggi dimiliki Kabupaten Bogor Rp1,9 triliun, Kabupaten Bandung Rp1,6 triliun, Kabupaten Bekasi Rp1,5 triliun, Kabupaten Tanah Laut Rp1,3 triliun, Kabupaten Kediri Rp1,39 triliun, Kabupaten Berau Rp1,37 triliun, Kabupaten Mimika Rp1,37 triliun dan Kabupaten Nias Rp1,31 triliun.

Masih menurut Presiden Jokowi, untuk tingkat provinsi, DKI menempati puncak teratas yakni, Rp13,9 triliun, Jawa Barat Rp8,034 triliun, Jawa Timur Rp3,9 triliun, Riau Rp2,86 triliun, Papua Rp2,59 triliun, Jawa Tengah Rp2,46 triliun, Kalimantan Timur Rp1,57 triliun, Banten Rp1,52 triliun, Bali Rp1,4 triliun dan Aceh Rp1,4 triliun. (wol/mrz/data3)

Editor: Agus Utama

Iklan